Rabu, 27 Januari 2021
Rabu, 27 Januari 2021
 
 

BKKN Instruksikan GMNU Indramayu Jawa Barat Jadi Pelopor Anti Nikah Muda

Berita Jabar, galuh.id – GP Anshor Kabupaten Indramayu dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat menjalin kerja sama dalam bidang pendataan keluarga.

Jalinan kerja sama ini juga untuk edukasi kepada remaja serta pentingnya tidak menikah saat usia dini.

GP Ansor dan BKKBN Pusat mengintruksikan agar Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja Generasi Muda Nahdlatul Ulama (GMNU) Indramayu menjadi pelopor remaja anti nikah muda.

Hal itu lantaran minimnya pengetahuan masyarakat remaja tentang pernikahan. Sehingga menjadikan pernikahan yang mereka jalani di saat usia muda tidak berjalan dengan baik.

Helatan acara BKKBN bersama GP Ansor Indramayu itu bertempat di gedung dakwah PCNU Kabupaten Indramayu pada Rabu (2/12/2020).

Peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut mendapat pencerahan langsung secara virtual dari Kepala BKKBN Pusat, Hasto Wardoyo.

Dalam arahannya Hasto Wardoyo menyampaikan bahwa pengetahuan dan bahaya pergaulan remaja yang tidak terarah akan sangat menghambat pertumbuhan bangsa.

Apalagi selama ini para remaja masih kurang memahami tentang edukasi pernikahan dini tersebut.

Dampak Nikah Muda Untuk Remaja

“Pernikahan sangatlah penting. Namun menikah di masa remaja bukan solusi utama. Apalagi masa depan bangsa banyak bertumpu pada remaja,” ucap Hasto.

Sehingga, lanjut dia, tugas remaja saat ini diantaranya adalah harus faham tentang pentingnya menjalani kehidupan sesuai norma dan aturan yang ada.

Jangan sampai, pesan dia, ada pernikahan dini di Kabupaten Indramayu khususnya. Karena pernikahan yang tidak siap hanya akan membuahkan penyesalan, perceraian, kegelisahan hidup.

Kemudian stres yang berkepanjangan, serta tidak harmonisnya kerukunan dalam berumah tangga.

“Saatnya kita peduli secara maksimal. Kami harapkan GMNU Kabupaten Indramayu dapat menjadi pelopor gerakan anti pernikahan dini,” ujarnya.

Ketua pelaksana sekaligus Sekretaris GP Ansor Indramayu, Ahmad Dasuki, menuturkan kegiatan bertujuan mengedukasi GMNU. Agar Paham tentang pentingnya kesehatan di masa muda.

”Harapannya GMNU Indramayu paham. Akan pentingnya merencanakan keluarga berencana dalam pernikahan. Dan menghindari pernikahan dini,” tutur Ahmad.

Selain arahan dan sosialisasi terkait nikah muda, acara tersebut juga membahas tentang bahaya dari pandemic Covid-19. (GaluhID/Rizal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Loading...

Artikel Terkait

Strategi Gubernur untuk Keberhasilan Program Vaksinasi Covid-19 Jabar

Berita Jabar, galuh.id - Program Vaksinasi Covid-19 Jabar agar berhasil harus ada cara agar dapat mengejar tingak kecepatan serta keberhasilan program tersebut. Gubernur Jawa Barat...

Tren Pakai Masker dan Jaga Jarak di Jabar Meningkat, Berikut Datanya

Berita Jabar, galuh.id - Setelah penerapan PPKM dari tanggal 11 Januari 2021, tingkat kesadaran warga Jabar dalam menggunakan masker dan menjaga jarak kian meningkat. Penilaian...

Lewat Film, Jabar Sosialisasikan Prokes Saat Berwisata

Berita Jabar, galuh.id - Pemprov Jabar bersama Aria Production lewat film akan menyosialisasikan penerapan protokol kesehatan (prokes) saat berwisata. Tujuannya adalah supaya penanganan Covid-19 dan...

Temukan Kami

48,102FansSuka
219PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya