Kamis, April 11, 2024

Bojan Hodak Apresiasi Perubahan Regulasi Pemain U-23 di Liga 1

Baca Juga
- Advertisement -

Galuh.id– Bojan Hodak, pelatih Persib Bandung mengapresiasi keputusan PSSI dengan menghapus kewajiban memainkan pemain U-23 di Liga 1. 

PSSI akhirnya menyetujui permintaan PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk menghapus peraturan penggunaan pemain U-23 pada gelaran Liga 1.

Akhirnya PSSI melakukan perubahan regulasi kompetisi pada Pasal 22 ayat 3.

- Advertisement -

Sebelumnya, regulasi tersebut mewajibkan setiap klub menurunkan satu pemain U-23 sebagai starter selama 45 menit.

Namun per 1 Maret 2024 atau pada pekan ke-27 Liga 1 2023-2024, PSSI resmi mencabut aturan tersebut. 

Perubahan tersebut dilakukan demi mendukung persiapan Timnas Indonesia U-23 yang akan berlaga di Piala Asia U-23 2024.

Dengan tidak adanya aturan tersebut, harapannya klub-klub peserta Liga 1 dapat mengizinkan pemainnya bergabung dengan Timnas Indonesia U-23 pada bulan April mendatang.

Perubahan Regulasi Pemain U-23 Sejalan dengan Keinginan Bojan Hodak

Perubahan regulasi tersebut sejalan dengan keinginan pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak.

Sebab Bojan Hodak juga agak kesulitan saat Persib harus menurunkan pemain U-23 di kompetisi Liga 1.

Menurutnya di skuad Pangeran Biru tak ada pemain U-23 yang mampu tampil maksimal seperti Beckham Putra dan Kakang Rudianto

Pelatih asal Kroasia tersebut menyatakan bahwa ini adalah solusi terbaik agar klub dapat mendukung Timnas U-23 Indonesia di Piala Asia U-23 2024. 

Pelatih asal Kroasia tersebut merasa senang dengan keputusan PSSI tersebut.

Baca juga: Persib Bandung Pesta Gol ke Gawang RANS Nusantara FC

Keputusan ini dinilai adil oleh Bojan Hodak bagi setiap klub peserta Liga 1.

Bojan Hodak juga menilai bahwa keputusan tersebut akan menguntungkan PSSI yang membutuhkan pemain terbaik.

Solusi ini diajukan oleh Bojan Hodak berdasarkan pengalamannya sebagai pelatih Timnas U-20 Malaysia.

Saat itu, dia juga mengalami kesulitan ketika klub tidak bisa melepas pemain muda mereka ke tim nasional.

Kondisi tersebut membuatnya memahami perasaan pelatih Indonesia, Shin Tae-yong, dan PSSI ketika klub-klub menolak melepas pemain mereka ke tim nasional.

Bojan Hodak juga menyatakan bahwa keputusan ini akan bermanfaat bagi perkembangan sepak bola Indonesia kedepannya. (GaluhID/Dianti)

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -
 
 
Berita Terbaru

Waspada DBD, Pemkot Banjar Imbau Warga Terapkan 3M Plus

Berita Banjar, galuh.id - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Banjar, Jawa Barat terus mengalami peningkatan. Penjabat (Pj) Walikota...

Artikel Terkait