BPBD Ciamis Gerak Cepat Lakukan Penanganan Bencana Alam

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Ciamis, galuh.id — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, gerak cepat lakukan penanganan bencana alam yang melanda di beberapa kecamatan.

Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Ciamis pada Sabtu (19/4/2025) malam hingga Minggu (20/4/2025) memicu serangkaian kejadian bencana alam di beberapa kecamatan.

Hujan deras serta angin kencang menyebabkan banjir, tanah longsor, rumah ambruk, dan kerusakan pada sejumlah bangunan warga.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, mengatakan bahwa pihaknya menerima berbagai laporan kejadian dari masyarakat melalui Pos PUSDALOPS PB.

- Advertisement -

“Seluruh tim kami segera turun ke lokasi untuk melakukan kaji cepat, penanganan darurat, dan koordinasi dengan aparat serta relawan setempat,” ujarnya, Senin (21/04/2025).

Salah satu kejadian signifikan adalah banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Ciputrahaji yang merendam ratusan rumah di Desa Sindangrasa dan Desa Cigayam.

Di Desa Sindangrasa, sebanyak 600 KK atau 1.696 jiwa terdampak, sementara di Desa Cigayam terdapat 188 KK atau 752 jiwa yang terdampak banjir.

“Air sudah surut pada Minggu dini hari, dan sebagian warga yang sempat mengungsi ke rumah kerabatnya telah kembali,” jelas Ani.

- Advertisement -

Ia menambahkan bahwa kebutuhan mendesak berupa perbaikan tanggul dan normalisasi sungai sedang dirancang untuk pencegahan bencana lanjutan.

Penanganan Sejumlah Bencana Alam di Ciamis

Sementara itu, di Desa Kertahayu Kecamatan Pamarican, rumah milik Dede Cucu mengalami kerusakan ringan akibat ambruknya dinding kamar mandi yang termakan usia.

Hujan deras memperburuk kondisi dan menyebabkan dinding runtuh serta menutup akses ke sumur.

Tanah longsor terjadi di beberapa lokasi, termasuk Karangpaningal dan Kadupandak di Kecamatan Tambaksari, Sukahurip di Pamarican, serta Cikupa dan Rancah.

Salah satu titik longsor di Karangpaningal menutup sebagian badan jalan kabupaten, namun telah berhasil tertangani dan kini bisa kendaraan lalui.

Sementara di Desa Rancah Kecamatan Rancah, angin kencang merusak atap rumah milik tiga warga.

“Kami mengapresiasi gotong royong masyarakat bersama aparat dalam melakukan perbaikan atap secara mandiri,” ujar Ani.

Ia pun menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap bencana hidrometeorologi yang masih berpotensi terjadi.

“Kami terus mengimbau masyarakat untuk memperhatikan kondisi lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan ke saluran air. Serta segera melapor jika terjadi tanda-tanda bencana,” tutupnya. (GaluhID/Tegar)

Editor: Evi

- Advertisement -
Berita Terbaru

Dinsos Ciamis Sosialisasikan Portal Perlinsos kepada KPM PKH di Banjarsari

Dinas Sosial Kabupaten Ciamis mengadakan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) untuk Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan di Kecamatan Banjarsari. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan tentang Perlindungan Anak dan layanan bantuan sosial digital, termasuk sosialisasi Portal Perlinsos untuk akses program bantuan bagi masyarakat.

Artikel Terkait