Ciamis, galuh.id – Usai prosesi upacara peringatan HUT ke-80 RI, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya ikut bernyanyi dan menari bersama Paduan Suara Qadhisia MAN Darussalam di Taman Lokasana, Minggu (17/08/2025).
Tidak sendiri, Bupati juga didampingi Kapolres Ciamis, Kajari Ciamis, Ketua DPRD, serta Ketua TP-PKK Kabupaten Ciamis.
Dengan iringan lagu Maumere, mereka menari penuh semangat, menyatu dengan riuh tepuk tangan ribuan peserta upacara.
Sebelumnya, dua anggota Qadhisia Vocal Group yakni Ayesha (siswi kelas X, putri Kadisnaker Ciamis) dan Rayhan (siswa kelas XI, putra Kadisbudpora Ciamis), tampil istimewa dengan membawakan lagu kebangsaan Indonesia Pusaka.
KH. Fadlil Yani Ainusyamsi atau Kang Icep, pembina Qadhisia sekaligus pimpinan Ponpes Darussalam, menyebut pemilihan lagu Maumere sebagai hiburan usai upacara memiliki makna khusus.
Lagu itu biasa digunakan sebagai pengiring olahraga santri pada Minggu pagi, sekaligus lagu yang Bupati Herdiat kenal.
“Anak-anak tampil penuh semangat, dan tidak menyangka Pak Bupati ikut bernyanyi serta menari bersama. Itu menjadi kebanggaan sekaligus penghargaan besar bagi Qadhisia,” ujar Kang Icep.
Paduan Suara Qadhisia Tampil Istimewa di HUT RI
Ia menuturkan, Qadhisia yang berdiri sejak 1979 tak sekadar berlatih vokal, tetapi juga fisik dan pernapasan untuk menjaga stamina.
Grup ini rutin berlatih lima kali seminggu, bahkan sukses menorehkan berbagai prestasi. Mulai dari juara lomba Folk Song tingkat kabupaten hingga menjadi paduan suara utama pada pembukaan MTQ Jawa Barat tahun 1982 di Ciamis.
Menurut Kang Icep, keterlibatan Qadhisia pada peringatan HUT RI ke-80 terasa istimewa karena mendapat apresiasi langsung dari Bupati dan jajaran Forkopimda yang ikut menari bersama.
“Yang penting bukan popularitas, tapi bagaimana seni vokal di Tatar Galuh bisa menjadi komoditas utama dalam seni budaya. Anak-anak kami didik disiplin, menjunjung etika, dan menanamkan nilai kebangsaan yang seimbang dengan akhlak mulia,” pesannya.
Kemeriahan di Taman Lokasana itu menjadi bukti bahwa peringatan HUT RI bukan sekadar seremonial, melainkan momentum kebersamaan.
Tarian Bupati bersama Forkopimda menjadi simbol persatuan, sekaligus wujud nilai kemerdekaan yang hidup dalam keriangan rakyat. (GaluhID/Tegar)
Editor: Evi
