Jumat, 22 Oktober 2021 | 5:07
Jumat, 22 Oktober 2021
More
    BJB

    Bupati Lantik Kepala Pelaksana BPBD Ciamis Secara Virtual, Covid-19 Harus Segera Ditangani

    Berita Ciamis, galuh.id – Di tengah pandemi Covid-19, jabatan Kepala Pelaksana BPBD Ciamis mengalami kekosongan karena HM. Soekiman, pejabat sebelumnya pensiun.

    Mengingat kondisi ini, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengambil langkah cepat. Dia melantik Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Ciamis secara virtual, Jum’at (5/6/2020).

    Herdiat mengatakan, upacara pelantikan kali ini merupakan yang pertama kali di Ciamis yang dilakukan secara virtual.

    “Karena kondisinya di tengah musibah pandemi Covid-19, jadi dilakukan secara virtual dan semoga tak mengurangi maknanya,” ungkap Herdiat usai pelantikan di Aula Setda Ciamis Jalan Jendral Sudirman, Jumat (05/06/2020).

    Herdiat menuturkan, sebetulnya ada 5 jabatan tinggi Pratama (Kepala Dinas) yang kosong di Kabupaten Ciamis. Namun sesuai arahan pusat, jabatan yang berkaitan langsung dengan penanganan Corona harus segera diisi.

    Dia menerangkan, pemerintah pusat telah menginstruksikan pejabat yang strategis dalam penanganan percepatan Covid-19 harus segera diisi.

    “Ini hanya BPBD saja kosong karena pensiun,” imbuhnya.

    Dia melanjutkan, untuk jabatan yang lainnya belum ada pelantikan, seperti Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.

    Herdiat menegaskan untuk Kepala Pelaksana BPBD Ciamis yang baru dilantik segera bekerja dengan penuh tanggung jawab.

    “Tentu harus penuh dedikasi dan bertanggung jawab. Siap siaga selama 24 jam. Lalu yang baru dilantik harus siap bekerja. Kalau tidak siap sebaiknya mundur segera,” tegas Herdiat.

    Dalam penunjukkan Kepala Pelaksana BPBD Ciamis, pihaknya tidak asal tunjuk. Secara profesional uji kompetensi dan persyaratan yang lainnya harus ditempuh.

    Di sisi lain, BPBD Ciamis yang baru dilantik diharapkan harus mampu untuk bekerjasama, baik di internal maupun dengan instansi lainnya. Supaya terjalin kerjasama yang harmonis terutama dalam penanganan Covid-19.

    “Hapuskan birokrasi yang bertele-tele. Bekerja profesional. BPBD tak kenal waktu, kapan saja terjadi bencana. Harus quick respon,” pungkasnya. (GaluhID/Maulana)

    Loading...

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Temukan Kami

    47,551FansSuka
    289PengikutMengikuti
    5,000PelangganBerlangganan