Ciamis, galuh.id – Suasana penuh semangat menyelimuti briefing perdana Dr. Dian Budiyana, M.Si., yang resmi menjabat sebagai Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Ciamis menggantikan Dadang Darmawan.
Kegiatan yang digelar di Kantor Disbudpora ini dihadiri oleh seluruh pejabat struktural, fungsional, PPPK, hingga tenaga non-ASN. Briefing perdana ini menjadi momentum awal transformasi Disbudpora di bawah kepemimpinan baru.
Mengawali pertemuan dengan sesi perkenalan yang hangat, Dian menciptakan suasana kekeluargaan guna membangun sinergi kerja yang solid. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kolaborasi dan komitmen bersama demi kemajuan budaya, kepemudaan, dan olahraga di Tatar Galuh.
“Mari sambut perubahan dan wujudkan Tatar Galuh yang lebih berprestasi,” ajaknya, sebagaimana disampaikan melalui siaran resmi media sosial Disbudpora.
Dian juga memperkenalkan filosofi kerja yang akan menjadi pijakan dalam kepemimpinannya: “Ulin bari digawe, digawe bari ulin. Pagawean ulah diulinken.”
Filosofi ini menekankan pentingnya keseimbangan antara semangat kerja dan kebersamaan tanpa menunda-nunda tugas.
Baca Juga: Disnaker Ciamis Gelar Pelatihan Tata Boga, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat
Prinsip Kerja Kepala Disbudpora Ciamis Dian Budiyana
Lebih lanjut, ia mengenalkan prinsip kerja 3P yang menjadi landasan strategis: Pembuatan Kesepakatan, Pembuktian, dan Public Opinion.
“Pembuatan kesepakatan harus transparan, pembuktian dilakukan dengan kerja nyata, dan opini publik akan menjadi cerminan keberhasilan kita,” tegasnya.
Sebelum menahkodai Disbudpora, Dian Budiyana menjabat sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Ciamis.
Pengalamannya yang luas di bidang pelayanan publik menjadi modal kuat dalam menjalankan amanah barunya.
Dengan latar belakang akademik dan profesional yang mumpuni, Dian menargetkan Disbudpora akan fokus pada tiga sektor utama. Ketiga sektor tersebut adalah pengembangan budaya lokal, pemberdayaan pemuda, dan peningkatan prestasi olahraga.
“Tatar Galuh harus menjadi kebanggaan, dengan budaya yang kaya, pemuda yang berdaya, dan olahraga yang berprestasi,” ujarnya.
Briefing perdana ini tidak hanya menjadi seremoni penyambutan, melainkan penanda dimulainya langkah-langkah nyata menuju kemajuan sektor kebudayaan, kepemudaan, dan olahraga di Kabupaten Ciamis.
Dian Budiyana optimistis, dengan semangat kolaboratif dan prinsip kerja yang terukur, Disbudpora akan mencetak prestasi baik di tingkat regional maupun nasional. (GaluhID/Tegar)
