Dorong Investasi, DPMPTSP Ciamis Optimalkan Layanan Perizinan Berbasis Digital

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Ciamis, galuh.id – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Ciamis mencatat capaian kinerja perizinan yang cukup signifikan pada triwulan I tahun 2026.

Hal ini menjadi indikator positif dalam mendorong kemudahan berusaha sekaligus meningkatkan daya tarik investasi di daerah.

Kepala DPMPTSP Ciamis, Eka Permana Oktaviana, mengungkapkan bahwa penerbitan NIB telah mencapai 10.657 dari target provinsi tahun 2026 sebanyak 15.570, atau setara 68,45 persen.

“Capaian ini menunjukkan antusiasme pelaku usaha dalam mengurus legalitas usaha semakin meningkat. Sekaligus mencerminkan efektivitas sistem perizinan yang semakin mudah dan terintegrasi,” ujarnya, Senin (27/4/2026).

- Advertisement -

Selain NIB, DPMPTSP juga mencatat penerbitan 51 Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan 20 Sertifikat Laik Fungsi (SLF). Sementara itu, untuk perizinan non-OSS melalui aplikasi Simaniz, jumlah izin yang terbit mencapai 394.

Dalam upaya meningkatkan efisiensi dan transparansi layanan, Pemkab Ciamis terus mengoptimalkan integrasi sistem perizinan melalui OSS berbasis risiko, khususnya dalam proses penerbitan NIB.

Tak hanya itu, DPMPTSP juga menghadirkan inovasi layanan digital melalui Sistem Informasi Perizinan Online Ciamis (Si Promise) yang fokus pada perizinan non-usaha, termasuk bagi tenaga medis dan profesi lainnya.

“Seluruh proses verifikasi secara digital dengan dukungan tanda tangan elektronik berbasis barcode. Sehingga lebih cepat, akurat, dan minim tatap muka,” jelas Eka.

- Advertisement -

Meskipun layanan telah terdigitalisasi, DPMPTSP tetap memberikan pendampingan langsung bagi masyarakat yang belum terbiasa menggunakan layanan daring.

Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat mengakses layanan perizinan secara inklusif.

Eka menegaskan keberhasilan dalam menarik investasi tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan dukungan semua pihak.

“Pemerintah berperan sebagai regulator, fasilitator, sekaligus pendorong. Namun, dukungan masyarakat dalam menjaga stabilitas dan menciptakan rasa aman juga sangat penting untuk membangun kepercayaan investor,” tegasnya. (GaluhID/Tegar)

Editor: Evi

- Advertisement -
Berita Terbaru

Mahkota Binokasih Ungkap Sejarah Sunda, Event Budaya Dongkrak Wisata Jabar

Ciamis, galuh.id — Pemprov Jawa Barat menggelar kegiatan budaya Milangkala Tatar Sunda Nyuhun Bahun Nata Nagara sebagai upaya mengangkat...

Artikel Terkait