Selasa, 14 Juli 2020
Selasa, 14 Juli 2020
 
 

Galang Dana Buat Buku Sejarah Galuh, Terkumpul Rp 44 Juta

Berita Ciamis, galuh.id – Aksi galang dana dilakukan sejumlah tokoh tokoh budayawan, mahasiswa dan ormas. Selain itu juga dari berbagai elemen masyarakat lainnya yang hadir dalam forum Gelar Usik Galuh, di Aula Setda Ciamis, Kamis (19/2/2020).

Aksi tersebut terkait rencana Pemkab Ciamis untuk membuat buku sejarah kerajaan Galuh. Hal itu agar nantinya tidak ada lagi pihak yang mengusik sejarah Kerajaan Galuh di Ciamis.

Gelar Usik Galuh sendiri merupakan forum diskusi dalam menyikapi pernyataan Ridwan Saidi. Pernyataan Ridwan yang tidak ada kerajaan di Ciamis, prasasti di Ciamis palsu dan Galuh artinya brutal.

Galang Dana Untuk Pembuatan Buku Sejarah Galuh

Dalam forum itulah awal mula tercetus gagasan untuk membuat sebuah buku yang dapat memparkan dengan jelas silsilah sejarah Kerajaan Galuh.

Sejarawan Universitas Padjajaran Profesor Dr Nina Herlina Lubis, M.S yang hadir sebagai salah satu narasumber. Ia mengusulkan pengadaan buku sejarah kerajaan galuh dengan menggunakan metode penelitian paling mutakhir.

Nina mengatakan, jika dipercaya untuk melakukan penerbitan buku. Dia dan timnya hanya butuh biaya Rp 195 juta tanpa melalui tender proyek.

“Dana 195 juta itu kan bisa ditulis 400 juta kalau pakai tender proyek, saya tidak mau dibiayai melalui itu,” ujarnya.

Dijelaskannya, anggaran Rp 195 juta itu akan digunakan untuk mencetak buku, pendistribusian buku kepada guru-guru sejarah, dan biaya penataran para guru sejarah.

“Nantinya buku itu bisa diunduh secara gratis karena akan dipublikasikan juga di internet,” katanya.

Mendengar pemaparan Nina, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya yang juga turut hadir di acara Gelar Usik Galuh tersebut secara spontan menyodorkan dua gepok uang pecahan 100 ribu.

“Ini dari saya 20 juta, yang mau ikut patungan dipersilahkan,” kata Herdiat, seraya menaruh uangnya di depan semua peserta.

Aksi spontan Herdiat ini kemudian diikuti oleh semua peserta forum diskusi. Satu per satu dari mereka ikut patungan memberikan sejumlah uang dan menyimpannya di atas kain. Sebanyak 44.700.000 rupiah berhasil dikumpulkan dari aksi galang dana spontan tersebut.

“Dengan adanya buku ini diharapkan dapat memberi pencerahan, khususnya kepada generasi muda, terkait sejarah kerajaan dan budaya Galuh di Ciamis,” ujar Herdiat (GaluhID/Evi)

Loading...
loading...

Artikel Terkait

Tahun Ajaran Baru 2020 di Tengah Pandemi Covid-19, Guru di Ciamis Keliling ke Rumah Siswa

Berita Ciamis, galuh.id - Tahun Ajaran Baru 2020 sudah dimulai Senin (13/7/2020), namun kegiatan belajar mengajar di Kabupaten Ciamis Jawa Barat belum...

Adaptasi Kebiasaan Baru Warga Ciamis Diminta Rajin Olahraga

Berita Ciamis, galuh.id - Adaptasi Kebiasaan Baru Warga masyarakat Ciamis diminta untuk rajin olahraga. Karena olahraga menjadi salah satu cara untuk meningkatkan...

Didi Irawadi Syamsuddin, Anggota DPR RI Bagikan Sembako di Ciamis dan Pangandaran

Berita Ciamis, galuh.id - Didi Irawadi Syamsuddin, Anggota Dewan DPR RI Fraksi Partai Demokrat dapil Jabar X berikan bantuan sembako di Kabupaten...

Temukan Kami

49,358FansSuka
185PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya

Rurouni Kenshin The Final dan The Beginning Batal Tayang, Ini Alasannya

Rurouni Kenshin The Final dan The Beginning batal tayang. Dua film sekuel live action terbaru dari petualangan Himura Batousai ini tak jadi...

MPLS SMA/SMK Tahun Ajaran Baru 2020 di Jabar Dilaksanakan Secara Online

Berita Jabar, galuh.id - Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMA/SMK tahun ajaran baru 2020 di Jawa Barat (Jabar) dilaksanakan secara online.

Inter Vs Torino: Menang 3-1, Nerrazurri Menyodok ke Posisi Kedua Klasemen

Berita Olahraga, galuh.id - Inter Vs Torino merupakan Laga yang menjadi rangkaian pertandingan penutup di pekan ke-32 Liga Italia.

Tiga Rumus Pariwisata Jabar Aman Beroperasi di Masa AKB

Berita Jabar, galuh.id - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menerangkan tiga rumus agar pariwisata Jabar aman untuk beroperasi kembali di masa...

Tidak Pakai Masker di Jabar Akan Dikenakan Denda Rp 100-150 Ribu

Berita Jabar, galuh.id - Tidak pakai masker di Jabar akan dikenakan denda sebesar Rp. 100 ribu sampai dengan Rp. 150 ribu.