Selasa, 14 Juli 2020
Selasa, 14 Juli 2020
 
 

Gebrakan Iwan Bule: Pecat Pelatih Timas Simon McMenemy

Berita Olahraga, galuh.id – PSSI memutuskan memberhentikan Simon McMenemy sebagai pelatih Timnas Indonesia. Keputusan ini berdasarkan hasil rapat Exco, Selasa (5/11/2019) malam.

“Benar hasil keputusan rapat Exco malam ini, kami mengganti Simon McMenemy,” kata Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan di Jakarta, Rabu (6/11/2019) .

PSSI juga mengumumkan keputusan itu melalui akun Instagram official-nya pada Rabu siang (6/11/2019).

“PSSI secara resmi berpisah dengan Simon McMenemy. Simon akan menjalani laga terakhir kontra Malaysia pada 19 November mendatang di Kuala Lumpur. Terima kasih, Coach Simon,” begitu tertulis di laman akun IG PSSI.

Untuk pengganti Simon, Komite Exco PSSI sedang mempertimbangkan beberapa nama pelatih yang diproyeksikan akan bekerja setelah laga kualifikasi Piala Dunia 2022 Indonesia versus Malaysia di Kuala Lumpur pada tanggal 19 November mendatang.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Simon atas kerja sama selama ini. Semoga laga melawan Malaysia kita mendapatkan hasil yang positif,” ucap pria yang biasa disapa Iwan Bule ini.

Komite Exco PSSI pun akan mendengarkan masukan dari Departemen Teknik PSSI. Selain itu, Ketua Umum PSSI juga akan mengundang dan menyerap aspirasi dari beberapa expert pelatih yang ada di Indonesia.

“Kita akan mendiskusikan hal ini dengan terbuka,” jelas Iriawan yang memimpin rapat Komite Eksekutif pada Selasa malam, melansir dari laman PSSI.

Beberapa nama pelatih masuk dalam pantauan, seperti mantan pelatih tim nasional Korea Selatan, Shin Tae Yong. Selain itu juga ada Luis Milla yang kembali diusulkan.

Masa depan Simon McMenemy memang simpang siur dalam satu pekan terakhir. Menyusul terbentuknya pengurus baru PSSI periode 2019-2023, karir Simon McMenemy sebagai pelatih Timnas Indonesia disebut akan berakhir.

Simon McMenemy mulai menangani Timnas Indonesia pada awal tahun 2019 menggantikan peran pelatih sebelumnya Luis Milla dan Bima Sakti.

Pelatih asal Skotlandia ini dikontrak dua tahun hingga 2020 mendatang. Simon telah memimpin Timnas Indonesia sebanyak tujuh kali pertandingan.

Tiga laga uji coba internasional dan empat laga Kualifikasi Piala Dunia 2022. simon dianggap gagal mengangkat performa Indonesia yang jadi bulan-bulanan lawannya. (GaluhID/Dhi)

Loading...
loading...

Artikel Terkait

Kapan Pencairan Gaji ke-13 2020? Simak Penjelasannya!

Berita Nasional, galuh.id - Kapan pencairan gaji ke-13 2020 terus jadi pertanyaan para PNS. Meskipun disebutkan anggaran untuk abdi negara ini telah...

Program Kartu Prakerja Tetap Berjalan, Meskipun Pelatihan Dihentikan

Berita Nasional, galuh.id - Program Kartu Prakerja tetap berjalan. Sebelumnya tersiar kabar paket pelatihan kartu Prakerja ditiadakan karena berbagai hal, sehingga masyarakat...

Penyebab Tagihan Listrik Naik, Ternyata Ini Alasannya

Berita Nasional, galuh.id - Penyebab tagihan listrik naik yang ramai dikeluhkan oleh sejumlah pelanggan pascabayar PT. PLN (Persero). Sejumlah...

Temukan Kami

49,360FansSuka
185PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya

Rurouni Kenshin The Final dan The Beginning Batal Tayang, Ini Alasannya

Rurouni Kenshin The Final dan The Beginning batal tayang. Dua film sekuel live action terbaru dari petualangan Himura Batousai ini tak jadi...

MPLS SMA/SMK Tahun Ajaran Baru 2020 di Jabar Dilaksanakan Secara Online

Berita Jabar, galuh.id - Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMA/SMK tahun ajaran baru 2020 di Jawa Barat (Jabar) dilaksanakan secara online.

Inter Vs Torino: Menang 3-1, Nerrazurri Menyodok ke Posisi Kedua Klasemen

Berita Olahraga, galuh.id - Inter Vs Torino merupakan Laga yang menjadi rangkaian pertandingan penutup di pekan ke-32 Liga Italia.

Tiga Rumus Pariwisata Jabar Aman Beroperasi di Masa AKB

Berita Jabar, galuh.id - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menerangkan tiga rumus agar pariwisata Jabar aman untuk beroperasi kembali di masa...

Tidak Pakai Masker di Jabar Akan Dikenakan Denda Rp 100-150 Ribu

Berita Jabar, galuh.id - Tidak pakai masker di Jabar akan dikenakan denda sebesar Rp. 100 ribu sampai dengan Rp. 150 ribu.