Minggu, 17 Januari 2021
Minggu, 17 Januari 2021
 
 

George Floyd Meninggal, Empat Pemain di Bundesliga Jerman Berempati

Berita Olahraga, galuh.id – George Floyd meninggal di tangan polisi Amerika Serikat. Hal ini mendapat sorotan internasional termasuk dari para pemain  Bundesliga Jerman.

George Floyd merupakan seorang pria kulit hitam berusia 46 tahun yang tewas usai lehernya ditekan dengan lutut oleh seorang polisi yang diketahui bernama Derek Chauvin.

Peristiwa tragis ini berawal saat George Floyd mulanya ditangkap pada Senin (25/5) oleh polisi kota Minneapolis, Amerika Serikat.

George Floyd ditangkap karena diduga melakukan transaksi belanja di sebuah toko dengan memakai uang palsu senilai 20 US dollar.

Kematian George Floyd memicu aksi demonstrasi besar-besaran kepada pihak kepolisian di sejumlah wilayah di Amerika Serikat. Karena tindakan yang dilakukan pihak kepolisian berbau rasialis.

Empat Bintang Bundesliga Tuntut Keadilan bagi George Floyd

Kasus ini ternyata juga menggerakan hati sejumlah pemain di Bundesliga akhir pekan lalu.

Pemain pertama yang menunjukkan aksi solidaritas adalah gelandang Schalke 04. Weston McKennie yang memberikan dukungan dengan cara memasang ban di lengan dengan tulisan #JusticeForGeorgeFloyd.

Kemudian ada pemain Borussia Moenchengladbach, Marcus Thuram, yang melakukan selebrasi dengan berlutut dengan satu kaki.

Sikap Thuram ini didukung oleh pelatihnya di Gladbach, Marco Rose.

“Kami semua memberi dukungan terhadapnya, Thuram telah memberikan contoh perlawanan terhadap rasisme,” ucap Rose seperti dikutip dari AFP.

Selain itu, ada dua pemain Borussia Dortmund, Jadon Sancho dan Achraf Hakimi, yang juga melakukan aksi selebrasi untuk mendukung George Floyd.

Sancho yang pada pekan lalu mencetak tiga gol saat membawa Dortmund menang telak 6-1 atas Paderborn mengungkapkan perasaannya di akun twitter pribadinya.

Ia menyebut bahwa tiga gol yang dicetak olehnya adalah momen pertama dalam kariernya di level senior, namun sekaligus pahit.

“Hattrick profesional pertama namun pahit secara pribadi. Sebab, ada lebih banyak hal penting yang terjadi di dunia. Saat ini yang harus kita atasi dan bantu buat perubahan,” tulis pemain berusia 20 tahun berkebangsaan Inggris itu.

“George Floyd meninggal, kita harus bersatu dan lebih kuat untuk memperjuangkan keadilan,” tambah Sancho. (GaluhID/Dhi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Loading...

Artikel Terkait

Top Skor Liga Inggris 2020: Calvert-Lewin Disamai Salah dan Son Heung-Min

Daftar top skor Liga Inggris 2020, striker Everton Dominic Calvert-Lewin tak lagi bertengger sendirian di posisi teratas saat ini. Mohamed Salah-nya Liverpool dan Son Heung-Min-nya...

Hasil Liga Inggris: Liverpool Kudeta Puncak Klasemen

Hasil Liga Inggris pada pekan ke-14 yang berlangsung dini hari tadi, mengubah persaingan di klasemen sementara sehingga semakin sengit. Liverpool yang menjamu pemuncak klasemen Tottenham...

Leeds vs West Ham 1-2, The Hammers Menang Lewat 2 Gol Sundulan

Leeds vs West Ham menjadi laga pembuka Liga Inggris musim 2020/2021 yang telah memasuki pekan ke-12. West Ham yang bertindak sebagai tim tamu menaklukkan Leeds...

Temukan Kami

48,145FansSuka
219PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya