Rabu, 30 September 2020
Rabu, 30 September 2020
 
 

George Floyd Meninggal, Empat Pemain di Bundesliga Jerman Berempati

Berita Olahraga, galuh.id – George Floyd meninggal di tangan polisi Amerika Serikat. Hal ini mendapat sorotan internasional termasuk dari para pemain  Bundesliga Jerman.

George Floyd merupakan seorang pria kulit hitam berusia 46 tahun yang tewas usai lehernya ditekan dengan lutut oleh seorang polisi yang diketahui bernama Derek Chauvin.

Peristiwa tragis ini berawal saat George Floyd mulanya ditangkap pada Senin (25/5) oleh polisi kota Minneapolis, Amerika Serikat.

George Floyd ditangkap karena diduga melakukan transaksi belanja di sebuah toko dengan memakai uang palsu senilai 20 US dollar.

Kematian George Floyd memicu aksi demonstrasi besar-besaran kepada pihak kepolisian di sejumlah wilayah di Amerika Serikat. Karena tindakan yang dilakukan pihak kepolisian berbau rasialis.

Empat Bintang Bundesliga Tuntut Keadilan bagi George Floyd

Kasus ini ternyata juga menggerakan hati sejumlah pemain di Bundesliga akhir pekan lalu.

Pemain pertama yang menunjukkan aksi solidaritas adalah gelandang Schalke 04. Weston McKennie yang memberikan dukungan dengan cara memasang ban di lengan dengan tulisan #JusticeForGeorgeFloyd.

Kemudian ada pemain Borussia Moenchengladbach, Marcus Thuram, yang melakukan selebrasi dengan berlutut dengan satu kaki.

Sikap Thuram ini didukung oleh pelatihnya di Gladbach, Marco Rose.

“Kami semua memberi dukungan terhadapnya, Thuram telah memberikan contoh perlawanan terhadap rasisme,” ucap Rose seperti dikutip dari AFP.

Selain itu, ada dua pemain Borussia Dortmund, Jadon Sancho dan Achraf Hakimi, yang juga melakukan aksi selebrasi untuk mendukung George Floyd.

Sancho yang pada pekan lalu mencetak tiga gol saat membawa Dortmund menang telak 6-1 atas Paderborn mengungkapkan perasaannya di akun twitter pribadinya.

Ia menyebut bahwa tiga gol yang dicetak olehnya adalah momen pertama dalam kariernya di level senior, namun sekaligus pahit.

“Hattrick profesional pertama namun pahit secara pribadi. Sebab, ada lebih banyak hal penting yang terjadi di dunia. Saat ini yang harus kita atasi dan bantu buat perubahan,” tulis pemain berusia 20 tahun berkebangsaan Inggris itu.

“George Floyd meninggal, kita harus bersatu dan lebih kuat untuk memperjuangkan keadilan,” tambah Sancho. (GaluhID/Dhi)

Loading...

Artikel Terkait

Ditahan Imbang A.S Roma, Cristian Ronaldo Tetap Bintang Lapangan

Sang juara bertahan 9 kali berturut-turut, Juventus ditahan imbang A.S Roma, Senin (28/9/2020) dini hari. Walaupun pelatih Juve sedikit kecewa, tapi ia...

Tak Dihargai Barca, Atletico Madrid Sambut Suarez

Berita Olahraga, galuh.id - Atletico Madrid sambut pemain barunya Luis Suarez. Beberapa waktu lalu Barcelona memutuskan untuk tidak kembali memasukan Suarez ke...

Bayern Munchen Juara, Hadiah Ulang Tahun untuk Thomas Muller

Bayern Munchen juara setelah menaklukan lawannya, Sevilla dengan skor tipis 2-1. Kampiun Liga Eropa tersebut terpaksa harus menerima kekalahan di babak tambahan.

Temukan Kami

48,723FansSuka
189PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya

Pemkab Ciamis Menata Pelembagaan dan SOTK Perangkat Daerah

Berita Ciamis, galuh.id - Pemerintah Kabupaten (pemkab) Ciamis menggelar kegiatan penataan pelembagaan dan Struktur Organisasi dan Tata Kerja atau SOTK Perangkat Daerah...

Liga 1 dan Liga 2 Ditunda Sampai November 2020

Berita Olahraga, galuh.id - PSSI telah mengumumkan kalau kompetisi Liga 1 dan Liga 2 ditunda hingga bulan November 2020. Hal ini dikarenakan...

Update Level Kewaspadaan Covid-19, 5 Daerah di Jabar Masuk Zona Merah

Berita Jabar, galuh.id – Sebanyak 5 daerah di Jabar masuk zona merah. Hal itu disampaikan Gubernur Jabar sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan...

Tanaman Janda Bolong Termahal, Bagaimana Cara Merawatnya?

Tanaman Janda Bolong termahal ini sedang dibicarakan oleh banyak orang. Pada media sosial, sejumlah netizen tak henti membagikan foto Janda Bolong melalui...

Kepesertaan Prakerja Dicabut, Masih Bolehkah Daftar?

Jika kepesertaan Prakerja dicabut, masih bolehkah mendaftar lagi? Ini menjadi pertanyaan banyak orang. Apalagi Manajemen Kartu Prakerja menyatakan gelombang...