Ciamis, galuh.id – Hujan deras yang melanda wilayah Kabupaten Ciamis pada Jumat (16/5/2025) menyebabkan serangkaian bencana tanah longsor di beberapa kecamatan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis bersama unsur terkait segera melakukan penanganan di lokasi terdampak.
Kepala Pelaksana BPBD Ciamis, Ani Supiani, membenarkan kejadian tersebut dan menyampaikan laporan kondisi di lapangan.
“Curah hujan yang tinggi menyebabkan longsor di sejumlah titik. Tim gabungan telah turun bersama warga untuk melakukan evakuasi material longsoran dan asesmen kerusakan,” ujar Ani.
Berikut adalah beberapa lokasi terdampak longsor:
1. Desa Buanamekar, Kecamatan Panumbangan
Longsor terjadi di halaman belakang balai desa dan menimpa sebagian badan Jalan Kabupaten, mengakibatkan setengah jalur tidak dapat dilalui. Kejadian berlangsung sekitar pukul 15.15 WIB dengan longsor susulan pada pukul 15.45 WIB.
Masyarakat bersama aparat desa, Tagana, Karang Taruna, relawan Baznas, dan KSB telah melakukan pembersihan agar kendaraan bisa melintas kembali. Membutuhkan alat bantu untuk membersihkan sisa material longsoran.
2. Desa Gunungsari, Kecamatan Sadananya
Longsor menyebabkan jebolnya tembok belakang rumah milik Jajuli di RT 06 RW 02. Tidak ada korban jiwa, namun taksiran kerugian mencapai Rp70 juta. Warga bergotong royong untuk penanganan awal. Membutuhkan bantuan mendesak berupa kayu, bambu, dan terpal.
TPT Longsor Akibat Hujan Deras
3. Desa Tanjungsari, Kecamatan Sadananya
Longsor dilaporkan oleh warga yang menemukan rumah kosong milik Asib mengalami kerusakan di bagian belakang akibat rembesan air.
Material longsoran merusak perabot dapur, alat elektronik, dan sebuah sepeda motor. Taksiran kerugian sekitar Rp40 juta. Tidak ada warga yang mengungsi.
4. Desa Bendasari, Kecamatan Sadananya
TPT (Tembok Penahan Tanah) milik Iis di RT 05 RW 01 longsor dan menutup akses jalan gang selebar 7 meter. Longsoran mengancam satu rumah di bawahnya. Taksiran kerugian mencapai Rp50 juta.
Warga belum bisa melakukan gotong royong karena hujan belum reda. Kebutuhan mendesak berupa terpal dan material bangunan.
5. Desa Cinyasag, Kecamatan Panawangan
Tanah longsor di Blok Tonjong, Dusun Kondang, RT 08 RW 11 menutup sebagian ruas Jalan Nasional Ciamis–Cirebon dan drainase. Aparat kecamatan bersama masyarakat dan Tagana sudah melakukan pembersihan awal.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini mengganggu akses lalu lintas strategis antar wilayah.
Ani Supiani menegaskan bahwa BPBD telah berkoordinasi dengan Dinas PUPR, Tagana, dan berbagai elemen relawan untuk penanganan cepat dan pendistribusian bantuan logistik.
“Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, khususnya di wilayah rawan longsor selama musim hujan berlangsung,” tutup Ani. (GaluhID/Tegar)
Editor: Evi
