Jordi Amat Tegaskan Hanya Mau Bela Timnas, Tapi Ogah Main di Liga Indonesia

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Neneknya bangga bener kalau cucunya bisa main di timnas Indonesia,” tambah Hasani.

Hasani menerangkan bahwa, sang nenek adalah orang yang lahir di Makassar.

Saat ini tengah merampungkan proses naturalisasi Sandy Walsh dan Jordi Amat, Hasani juga mengabarkan bahwa sebenarnya banyak pemain keturunan Indonesia yang bermain di luar.

Rata-rata usia para pemain itu masih muda (18-20 tahun) dan menjadi starter di tempat mereka bermain.

- Advertisement -

“Tentu ini bisa menjadi bahan diskusi antara PSSI, Direktur Teknik, dan pelatih timnas Shin Tae-yong,” ucap Hasani.

Hasani juga akan memberikan data soal pemain-pemain itu akan ke PSSI,

Setelah mendapat laporan lengkap dari Hasani, Ketua Umum PSSI pun meminta Sekjen PSSI Yunus Nusi untuk menindaklanjuti proses naturalisasi khususnya untuk Jordi dan Sandy. (GaluhID/Dhi)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Stadion Galuh Masih Banyak Kekurangan untuk Mengarungi Liga 2 Indonesia

Menjelang Liga 2 Indonesia musim 2026/2027, manajemen PSGC Ciamis fokus pada pembenahan Stadion Galuh untuk memenuhi standar club licensing FIFA dan AFC. Meskipun stadion dianggap layak, regulasi baru mengharuskan peningkatan infrastruktur, termasuk pencahayaan dan kapasitas. PSGC telah lolos evaluasi awal tanpa pengurangan poin, namun harus memenuhi persyaratan lebih lanjut. Manajemen juga mempersiapkan tim dan melakukan seleksi pemain lama serta berkomunikasi dengan pemain asing.

Artikel Terkait