Kelompok Peternak di Werasari Ciamis Siap Budidaya Bebek Petelur

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Ciamis, galuh.id – Kelompok peternak di Desa Werasari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis Provinsi Jawa Barat siap budidaya bebek.

Ketua Kelompok, Nandang Munawar menyampaikan terkait dengan pihaknya akan budidaya bebek petelur bersama anggota kelompok yang lainnya, Senin (08/12/2025).

“Kami siap budidaya bebek petelur untuk kepentingan bersama menuju sejahtera bersama,” ungkap Nandang.

Saat ini tengah pembangunan kandang berkapasitas 500 ekor bebek yang berlokasi di Dusun Cikupa RT 06 RW 06 Desa Werasari Kecamatan Sadananya.

- Advertisement -

Nantinya menurut Nandang, terdapat 7 orang warga setempat yang akan bertugas dalam mengembangkan produksi telur.

“Kami terdiri 7 orang yang memiliki tugas masing-masing, tapi nanti keuntungannya milik bersama,” tambah Nandang.

Nandang juga menyampaikan, 500 ekor itu merupakan permulaan, ke depannya bisa bertambah jumlah bebek untuk meningkatkan jumlah telur.

“Kita mulai dari 500 ekor, nanti ke depannya semoga ini ada kemajuan, pasti akan kami tambah kembali jumlah bebeknya,” jelasnya.

- Advertisement -

Kelompok Peternak Dapat Dukungan dari Kades dan DPRD

Saat pembuatan kandang, turut hadir Kepala Desa Werasari Didin Tarsudin yang juga melakukan penancapan tiang pertama untuk kandang.

Menurut Didin, pihaknya mendukung adanya upaya untuk budidaya bebek petelur, yang pengelolanya gabungan beberapa warga.

“Kami sangat mendukung sekali adanya kelompok peternak ini, karena bisa menyerap tenaga kerja,” jelasnya.

Ia pun menyampaikan, pihak Pemerintah Desa Werasari akan mendukung penuh terutama terkait dengan administrasi atau perizinan.

Sehingga, ia pun berharap agar terus berkembang dan mempelajari serta menguasai ilmu dari peternakan agar dapat berkembang.

Sementara itu anggota DPRD Ciamis, Dr. H. Toto Marwoto, yang juga turut hadir dan melakukan penancapan tiang pertama, memberikan apresiasi kepada kelompok peternak.

“Alhamdulillah kita harus apresiasi kepada masyarakat yang berinisiatif pengembangan usaha, dan inilah kekuatan ekonomi kita menumbuhkan daya beli masyarakat,” jelasnya.

Salah satunya menurut Toto, untuk meningkatkan daya beli masyarakat yaitu harus memiliki aktifitas perokonomian sekecil apapun.

“Sekecil apapun ini berkontribusi, apalagi bebek petelur yang nutrisinya luar biasa dan sangat dibutuhkan oleh ibu rumah tangga,” tambahnya.

Sehingga menurut Toto, perlu adanya dukungan dari berbagai elemen dari pemerintah dan masyarakat karena memberikan progress ketahanan pangan.

“Inisiatif dari masyarakat sangat luar biasa. Artinya ini ada kekuatan yang luar biasa. Bukan hanya pemerintah saja yang aktif, tetapi juga dari masyarakat,” pungkasnya. (GaluhID/Ardiansyah)

Editor: Evi

- Advertisement -
Berita Terbaru

Dugaan Potongan Dana PIP di MTs Negeri 10 Ciamis Mencuat, Kepala Madrasah Bantah

CIAMIS, galuh.id – Dugaan adanya pemotongan dana Program Indonesia Pintar (PIP) di MTs Negeri 10 Ciamis, Kecamatan Banjarsari, menjadi...

Artikel Terkait