Kisah Kepala Dusun Cantik di Ciamis, Punya Hobi Balap

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Debu dan kerasnya persaingan antar pembalap tidak menjadikan wanita kelahiran 2003 patah semangat, hingga Rahma pun merasakan naik tangga podium.

“Karena hobi ya gass aja, debu dan sengitnya persaingan menjadi tantangan tersendiri, dan menjadi kebahagiaan tersendiri saat bisa podium,” ungkapnya.

Namun itu dulu, saat ia sekolah, kini Rahma sudah berubah menjadi Kepala Dusun (Kadus) dan berbaur dengan masyarakat.

“Jika ada kesempatan sepertinya harus coba lagi balap, tapi saat ini saya fokus melayani masyarakat karena banyak yang harus saya layani,” pungkas Rahma.(GaluhId/Ardiansyah)

- Advertisement -
Berita Terbaru

Stadion Galuh Masih Banyak Kekurangan untuk Mengarungi Liga 2 Indonesia

Menjelang Liga 2 Indonesia musim 2026/2027, manajemen PSGC Ciamis fokus pada pembenahan Stadion Galuh untuk memenuhi standar club licensing FIFA dan AFC. Meskipun stadion dianggap layak, regulasi baru mengharuskan peningkatan infrastruktur, termasuk pencahayaan dan kapasitas. PSGC telah lolos evaluasi awal tanpa pengurangan poin, namun harus memenuhi persyaratan lebih lanjut. Manajemen juga mempersiapkan tim dan melakukan seleksi pemain lama serta berkomunikasi dengan pemain asing.

Artikel Terkait