Komisaris PT Telkom Indonesia Minta PPI Kota Banjar Perkuat Persaudaraan

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

“Dulu untuk menjadi Paskibraka tidak gampang seperti sekarang, karena aturannya dulu berbeda, harus Secapas dulu kemudian jadi Capaska lima tahun berturut-turut baru bisa menjadi PPI,” jelasnya.

Pada waktu itu, seorang Paskibraka harus dari Paskibra. Meskipun dari Pramuka, mereka tidak bisa masuk menjadi Paskibraka.

“Makanya persaudaraan kami dulu sangat kuat karena kami dari nol,” ujarnya.

Harapan Halal Bihalal PPI Kota Banjar Berlanjut Tiap Tahun

Dulu, ia juga pernah mendapat pembinaan di asrama selama satu bulan, sehingga setelah selesai benar-benar matang.

- Advertisement -

“Dulu benar benar keras. Sekarang kurang tahu, lebih humanis. Kecabangan baru semoga bisa dirintis kembali,” kata Atet.

Jadi, lanjutnya, ke depan kalau memang punya komunitas setelah lulus, ada yang nganggur bisa komunikasi ke senior, sukses ke depan, persaudaraan makin solid.

“Dulu itu organisasi paling elite. Mudah mudahan ke depan makin berjaya,” sambungnya.

Ia juga mengatakan, bahwa anak muda khususnya anggota Paskibraka itu harus berani, jangan mentang-mentang berasal dari daerah.

- Advertisement -

“Saya juga dari daerah Langensari Banjar, tapi sekarang alhamdulillah menjadi pengusaha swasta dan komisaris Telkom Indonesia BUMN,” ujarnya.

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

PSGC Ciamis dan Persib Teken MoU, Targetkan Klub Profesional hingga Tembus Liga 1

PSGC Ciamis resmi menjadi tim satelit Persib Bandung setelah penandatanganan MoU pada Rabu (1/7/2026). Kerja sama ini bertujuan meningkatkan prestasi dan membangun klub profesional dengan penekanan pada pembinaan pemain muda dan penguatan manajemen. Diharapkan kolaborasi ini dapat menciptakan ekosistem sepak bola yang kuat di Ciamis.

Artikel Terkait