Kamis, Februari 29, 2024

Kunjungi Bocah Korban Penganiayaan, Wali Kota Banjar Siap Bantu Biaya Medis Hingga Pendidikan

Baca Juga
- Advertisement -

Berita Banjar, galuh.id – Kunjungi bocah korban penganiayaan, Wali Kota Banjar Jawa Barat siap membantu biaya medis untuk pemulihan hingga pendidikan.

Kasus kekerasan dan penganiayaan yang menimpa bocah berinisial A ini menyita perhatian berbagai kalangan, tidak terkecuali Wali Kota Banjar, Ade Uu Sukaesih.

A yang masih berusia 11 tahun itu tinggal di lingkungan Sumanding Kulon, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar.

Dengan ramainya pemberitaan tersebut, Wali Kota Banjar Ade Uu Sukaesih pun mengunjungi A yang saat ini tinggal dengan kerabatnya.

Wali Kota mengunjungi A bersama Kepala Dinas Sosial (Dinsos), Camat Banjar dan Kepala Desa Neglasari, Kamis (23/11/2023).

Saat ini, A tinggal dengan kerabatnya yang bernama Titin Khotimah di Dusun Warung Buah, Desa Neglasari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar.

Ade Uu Sukaesih pun berjanji akan membantu dan memberikan dukungan kepada A, bocah yang menjadi korban kekerasan dari kedua orang tuanya.

Tidak hanya untuk kesehatan saja, tetapi juga membantu pendidikan termasuk biayanya, dan segala aspek untuk kehidupan A.

Bantuan kesehatan yang Wali Kota Banjar janjikan mencakup perawatan medis dan psikologis yang diperlukan agar A dapat pulih secara menyeluruh.

Selain itu, Wali Kota juga menawarkan dukungan finansial untuk memastikan A dapat melanjutkan pendidikannya tanpa hambatan ekonomi.

“Insha Allah kita tangani segala sesuatunya, termasuk kesehatan dan pendidikan,” ujarnya.

Dukungan Moral Untuk Bocah Korban Penganiayaan

Apa yang Wali Kota Banjar lakukan ini menunjukkan perhatian serius terhadap isu kekerasan dalam keluarga.

Kemudian kontribusinya dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi anak-anak.

Harapan, masyarakat dapat mendukung inisiatif ini untuk menciptakan perubahan positif dalam kehidupan A dan anak-anak lain yang mungkin mengalami situasi serupa.

“Harapan, dukungan moral dan sosial menjadi pilar kuat dalam memastikan A mendapatkan dukungan penuh untuk masa depannya,” ujar Ade Uu.

Ia juga mengharapkan pemerintah setempat dan lembaga terkait turut serta dalam mendukung upaya untuk memberikan perlindungan dan pemulihan bagi A.

“Kebersamaan dalam menanggulangi dampak buruk kekerasan dalam keluarga menjadi kunci utama dalam membangun masyarakat yang peduli dan aman bagi semua warganya,” katanya.

Selain mengharapkan dukungan pemerintahan setempat, ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan melindungi anak-anak dari segala bentuk kekerasan.

Melalui langkah konkret ini, Wali Kota Banjar berharap dapat memberikan contoh positif bagi daerah lain dalam penanganan kasus kekerasan terhadap anak.

Ia pun mengingatkan semua pihak akan tanggung jawab bersama untuk melindungi hak-hak anak.

Kemudian menciptakan lingkungan yang aman serta mendukung bagi pertumbuhan dan perkembangan mereka.

Berita sebelumnya, bocah berinisial A (11) di Kota Banjar menjadi korban penganiayaan oleh kedua orang tuanya hingga luka. Bahkan A mengalami penyekapan sampai akhirnya melarikan diri dan ditemukan warga. (GaluhID/Joe)

Editor : Evi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -
 
 
Berita Terbaru

Miras Telan Korban, Polres Tasikmalaya Sita Ratusan Botol Alkohol

Berita Tasikmalaya, galuh.id - Minuman Keras (Miras) telan korban, tiga orang di Tasikmalaya Jawa Barat meninggal usai mengonsumsi minuman...

Artikel Terkait