Langensari Permata Tersembunyi Kota Banjar, Langkah Menuju Desa Wisata Unggulan

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Banjar, galuh.id – Angin sejuk pesawahan menyambut kedatangan Kang Henri dan Teh Diah, Mojang Jajaka Kota Banjar 2025, saat mereka memulai eksplorasi ke Desa Langensari.

Kunjungan ini menjadi langkah awal dalam mengangkat Langensari sebagai calon destinasi unggulan dalam ajang Pemilihan Mojang Jajaka Jawa Barat 2025.

“Potensinya luar biasa. Langensari punya paket lengkap. Religi, edukasi, dan alam yang memesona,” ujar Teh Diah usai menelusuri area petik belimbing dan menikmati panorama sunset di hamparan sawah, Senin (30/6/2025).

Eksplorasi mulai dengan koordinasi bersama Kepala Dusun Sukahurip, Rosadi. Dalam perbincangan hangat, Rosadi mengaku bangga desanya terpilih sebagai salah satu titik unggulan dalam ajang Mojang Jajaka tingkat provinsi.

- Advertisement -

“Ini bukan hanya pencapaian bagi desa kami, tapi momentum penting untuk memperkenalkan kekayaan lokal. Dari alam yang indah, budaya yang kuat, hingga semangat gotong royong warga kami,” ucap Rosadi.

Ia berharap kunjungan ini menjadi awal kolaborasi nyata antara pemerintah, masyarakat, dan generasi muda dalam mengembangkan potensi desa.

“Warga sudah mulai berbenah. Kami percaya, jika mengelola bersama, potensi Langensari akan bersinar lebih terang,” tambahnya.

Potensi Agrowisata Desa Langensari Kota Banjar

Dari hasil koordinasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Banjar, menilai Langensari memiliki letak strategis dan kekuatan agrowisata yang menonjol.

- Advertisement -

Desa ini digadang-gadang menjadi wajah baru wisata Kota Banjar, mendampingi Desa Batulawang yang telah lebih dulu ditetapkan.

Menurut perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga, saat ini tengah di siapkan empat paket wisata yang di kembangkan secara bertahap:

  1. Wisata Religi – Ziarah ke Makam Syeikh M Sanusi
  2. Agrowisata Langensari – Petik buah belimbing dan alpukat, serta edukasi pertanian
  3. Kampung Keluarga Berkualitas – UMKM terpadu, bale sawala, dapur sehat

Salah satu momen paling membekas bagi Kang Henri dan Teh Diah adalah saat berziarah ke Makam Syeikh M Sanusi. Suasana hening dan kesejukan alam menciptakan pengalaman spiritual yang mendalam.

“Siapa pun bisa berziarah ke sini. Setiap Haul Akbar, ribuan orang datang dari berbagai daerah. Bukan sekadar mengenang, tapi juga menimba hikmah dan berkah dari perjuangan beliau,” pungkas Teh Diah.

Melalui eksplorasi ini, Mojang Jajaka berharap Langensari bisa segera di luncurkan sebagai desa wisata dan menjadi ikon baru pariwisata Kota Banjar. (GaluhID/Teja)

Editor: Evi

- Advertisement -
Berita Terbaru

Ciamis Jadi Lokasi Riset Mahasiswa Unpas, Angkat Tema Digitalisasi Pemerintahan

CIAMIS, galuh.id - Pemerintah Kabupaten Ciamis menyambut positif rencana pelaksanaan riset dan praktik mahasiswa dari Universitas Pasundan (Unpas) yang...

Artikel Terkait