Ciamis, galuh.id — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Ciamis pada Jumat (13/6/2025) pagi memicu terjadinya tanah longsor di Dusun Pamarican RT 008/RW 002 sekitar pukul 08.10 WIB.
Longsor terjadi akibat bak penampungan air milik warga yang mengalami kerusakan, sehingga menyebabkan tebing di belakang rumah warga runtuh.
Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, longsor tersebut sempat mengancam satu rumah milik Romli dengan penghuni 1 kepala keluarga berjumlah 4 jiwa.
Selain itu, saluran air di belakang rumah terdampak langsung oleh material longsor.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, mengungkapkan bahwa pihaknya segera melakukan kaji cepat begitu menerima informasi kejadian pada Jumat sore pukul 15.00 WIB.
“Setelah menerima laporan, tim langsung kami turunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan awal. Termasuk membersihkan material longsor dan mendistribusikan bantuan logistik berupa paket sembako kepada warga terdampak,” ujar Ani, Sabtu (14/6/2025).
BPBD juga telah berkoordinasi dengan aparat desa dan kecamatan Pamarican untuk memastikan kondisi aman dan tidak ada potensi longsor susulan.
“Kami juga merekomendasikan agar rumah terdampak dapat diusulkan untuk program Rutilahu, mengingat posisinya yang berada di dekat tebing,” jelasnya.
Saat ini, situasi di lokasi telah tertangani dengan baik. Tidak ada warga yang mengungsi, namun BPBD mengimbau untuk tetap waspada, terutama di musim hujan seperti saat ini. (GaluhID/Tegar)
Editor: Evi
