Mahasiswa UNPAR Kunjungi Kampung Kerukunan di Ciamis Usai KKL

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Kata Michael, meskipun Kabupaten Ciamis saat ini masuk 5 besar zona merah radikalisme, tetapi Kampung Kerukunan selalu berupaya menjaga toleransi dengan melakukan beragam agenda persaudaraan.

“Kami menyebutnya agenda persaudaraan, seperti dalam rangka menjelang Lebaran, perwakilan setiap agama berkumpul makan bersama,” katanya.

“Itu kita memperlihatkan persaudaraan dan mencari momentum yang bisa jadi daya tarik,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, ibu-ibu Gereja Katolik Santo Yohanes tampil memainkan alat musik angklung yang merupakan alat musik tradisional asal Jawa Barat. (GaluhID/Tegar)

- Advertisement -

Editor : Evi

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Pelantikan DPD PUI Ciamis, Bupati Herdiat Dorong Kolaborasi Wujudkan Ciamis Dinamis

DPD Persatuan Umat Islam (PUI) dan DPD Wanita PUI Kabupaten Ciamis masa bakti 2026–2031 dilantik dengan tema "Islah Wasathiyah dalam Mewujudkan Ciamis yang Dinamis". Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, berharap pengurus baru mampu memperkuat peran organisasi dalam dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi, serta menjaga persatuan umat di tengah masyarakat majemuk.

Artikel Terkait