Mata Mengantuk tapi Tak Bisa Tidur, Apa Penyebabnya?

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Galuh ID – Mengalami kondisi di mana mata terasa berat dan mengantuk, tetapi tubuh tidak bisa terlelap tidur, adalah masalah yang cukup umum dan bisa sangat mengganggu. Kondisi ini sering kali menandakan adanya gangguan pada pola tidur atau faktor-faktor lain yang memengaruhi kualitas istirahat seseorang. Penyebabnya bisa berasal dari aspek fisik, psikologis, maupun lingkungan.

Salah satu penyebab utama mata mengantuk tapi tak bisa tidur menurut Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Bolaang Mongondow Timur Kab (pafibolaangmongondowtimurkab.org) adalah stres dan kecemasan.

Saat pikiran dipenuhi oleh kekhawatiran atau beban pikiran, tubuh memang merasa lelah, namun otak tetap aktif dan sulit “dimatikan”. Hal ini membuat seseorang sulit tertidur meskipun matanya mengantuk. Pikiran yang terus berjalan atau overthinking di malam hari merupakan penyebab umum sulit tidur.

Gadget Bisa Jadi Penyebab Mata Mengantuk tapi Tak Bisa Tidur

Gadget dan paparan cahaya biru dari layar ponsel, komputer, atau televisi juga dapat mengganggu produksi hormon melatonin, hormon yang mengatur siklus tidur. Akibatnya, tubuh sulit masuk ke fase tidur meski sudah merasa lelah.

- Advertisement -

Kebiasaan tidur yang tidak teratur juga menjadi faktor. Tidur dan bangun pada jam yang berbeda setiap hari mengganggu ritme sirkadian tubuh, yaitu jam biologis alami yang mengatur rasa kantuk dan bangun.

Penyebab lainnya adalah kafein atau stimulan, seperti kopi, teh, atau minuman energi, terutama jika dikonsumsi menjelang malam. Zat ini menstimulasi sistem saraf sehingga tubuh tetap terjaga meskipun sudah merasa lelah.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Ngantuk di Siang Hari, Coba Lakukan Ini!

Beberapa gangguan kesehatan seperti insomnia, gangguan tidur sirkadian, depresi, atau hipertiroidisme juga bisa menyebabkan mata mengantuk tapi tidak bisa tidur. Bahkan gaya hidup sedentari (kurang gerak) bisa menyebabkan tubuh tidak cukup lelah secara fisik untuk tertidur dengan mudah.

- Advertisement -

Untuk mengatasi kondisi ini, penting menjaga rutinitas tidur yang konsisten, menghindari layar sebelum tidur, membatasi konsumsi kafein, serta menciptakan lingkungan tidur yang nyaman dan tenang. Jika keluhan ini berlangsung lebih dari dua minggu, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga medis atau psikolog untuk evaluasi lebih lanjut. (GaluhID)

- Advertisement -
Berita Terbaru

Ciamis Dipilih Jadi Percontohan Digitalisasi Bansos, Aktivasi IKD Dipercepat

CIAMIS, galuh.id — Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis Andang Firman Triyadi membuka kegiatan Sosialisasi Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai...

Artikel Terkait