Jumat, 6 Agustus 2021
Jumat, 6 Agustus 2021
BJB

Meski Pandemi, Bank bjb Catatkan Laba Bersih 1,7 Triliun

Berita Jabar, galuh.id – Bank bjb berhasil memperoleh laba bersih Rp 1,7 triliun sepanjang tahun 2020. Meskipun sedang pandemi Covid-19, namun bank bjb berhasil konsisten mencapai pertumbuhan positif selama tahun 2020.

Perolehan laba Bank bjb diikuti dengan tumbuhnya nilai aset sebesar 14,1 persen atau menjadi 140,9 triliun. Sementara untuk profit driver, bank bjb juga berhasil mencatatkan pertumbuhan 9,1 persen atau 95,2 triliun.

Tren positif ini juga diikuti pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 19,1 persen secara tahunan atau sebesar Rp 106,5 triliun.

Tingkat pertumbuhan tersebut berada di atas tingkat pertumbuhan industri perbankan nasional maupun kelompok Bank Pembangunan Daerah.

Sementara dari segi risiko kredit, bank bjb berhasil menekan rasio kredit macet. Tingkat non performing loan (NPL) bank bjb terjaga sangat baik pada level 1,4 persen atau turun 18 basis poin. Angka ini bertahan di bawah rata-rata NPL industri perbankan nasional untuk periode Desember sebesar 3,06 persen.

Pencapaian Bank Bjb Berkat Bisnis Model Bank yang Resilient

Direktur Utama bank bjb, Yuddy Renaldi mengatakan, pencapaian tersebut berkat bisnis model bank yang resilient. Selain itu adaptasi perusahaan juga memungkinkan kinerja perseroan sesuai dengan harapan.

“Tahun 2020 adalah momen yang penuh dengan tantangan di seluruh lini kehidupan. Krisis kesehatan dan ekonomi memberikan tekanan yang sangat besar kepada industri perbankan nasional. Didorong oleh kekompakan dan kesungguhan kinerja seluruh insan perusahaan, bank ini berhasil melewati ‘tes tahan uji’ dengan hasil yang menggembirakan.” kata Yuddy.

Selain itu, lanjut Yuddy, berbagai inovasi teknologi juga dilakukan guna merespon kebutuhan pasar sekaligus memberikan kemudahan kepada nasabah di era yang serba cepat.

Terbukti selama tahun 2020, bank bjb melahirkan inovasi layanan digital perbankan yang mempermudah nasabah dalam mengakses layanan bank bjb.

Misalnya, penerbitan uang elektronik bjb DigiCash untuk nasabah dari kalangan anak muda. Selain itu ada platform mobile banking bjb Digi kini telah dapat melayani proses pengajuan kredit perbankan.

Sementara aplikasi bjb Mesra berguna untuk mengajukan Kredit Mesra (Mesra (Masyarakat Ekonomi Sejahtera). Terakhir ada aplikasi bjb Laku (Layanan Akses kredit UMKM) untuk semua jenis pinjaman usaha.

Sedangkan layanan di luar produk perbankan, bank bjb juga melakukan berbagai terobosan. Seperti penerapan sistem lelang E-Procurement dan adopsi teknologi QR Code Indonesian Standard (QRIS) Payment.

Perusahaan juga membuat platform bjb DiSentra (Digital Sistem Edukasi dan Interaksi) sebagai wadah interaksi, konsultasi, edukasi, serta pemasaran jual beli produk UMKM binaan bank bjb secara digital.

Yuddy juga menambahkan, infrastruktur digital memang menjadi salah satu fokus perseroan yang akan terus dioptimalisasi.

Berbagai perbaikan tersebut bertujuan guna meningkatkan akses masyarakat terhadap produk dan jasa perbankan melalui inklusi keuangan yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Tahun 2021 Sebagai Tahun Pemulihan Ekonomi

Untuk tahun 2021 sebagai tahun pemulihan ekonomi, bank bjb akan terus menjaga ritme kinerja. Karena itu berbagai inovasi digital bakal terus dikembangkan.

Bank bjb juga akan terus menginvestasikan capital expenditure (capex) dan operating expenditure (opex) untuk pengambangan teknologi perbankan demi mempersiapkan diri menghadapi tantangan.

“Peningkatan positif ini diharapkan berlangsung terus-menerus sehingga bank bjb tetap eksis di masa yang akan datang. Target kita adalah pertumbuhan yang berkualitas dan berkelanjutan. Pencapaian bisnis tahunan ini akan menjadi rujukan dalam memperkaya strategi ekspansi jangka panjang perusahaan untuk terus berkembang menjadi lebih besar.” ujar Yuddy.

Untuk menjaga permodalan khususnya Tier-1 rasio dalam mendukung ekspansi usaha, bank bjb akan mengajukan program penambahan modal melalui HMETD pada RUPS Tahunan Tahun Buku 2020 yang akan diselenggarakan tanggal 06 April 2021.

Sebagaimana keterbukaan informasi yang telah dilakukan, bank ini akan melakukan penerbitan sebanyak 925.000.000 (sembilan ratus dua puluh lima juta) saham Seri B baru atau sebesar 9,40% dari total jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan. (GaluhID/Ndu)

Artikel Lainnya

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Temukan Kami

47,551FansSuka
266PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan