oleh

Miris, Ciamis Kekurangan Truk Sampah

 
 

Ciamis, galuh.id – Kabupaten Ciamis kekurangan mobil pengangkut sampah. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKlH), Oman Rohman, Rabu (4/9/2019).

“Betul kami (Dinas) dengan armada yang ada masih kewalahan untuk menangani sampah di wilayah Kabupaten Ciamis, sehingga banyak sampah yang sedikit lama tidak terangkut,” ujar Oman kepada Galuh ID, Rabu (4/9/2019).

Keluhan dari masyarakat diakui Oman memang ada, namun dengan kondisi armada yang terbatas dan wilayahnya cukup luas sehingga dalam mengangkut sampah sedikit terlambat.

“Saat ini kami hanya memiliki armada pengangkut sampah sebanyak 20 unit, dengan luas wilayah kabupaten Ciamis yang luas ditunjang dengan armada yang ada itu sangat jauh dari ideal,” tuturnya.

Menurutnya, dengan permasalahan ini sudah diperhatikan oleh Bupati Ciamis Herdiat Sunarya, di anggaran perubahan akan diajukan untuk pembelian 2 unit mobil sampah yang bertujuan untuk meminimalisir penumpukan sampah yang saat ini terjadi.

“Alhamdulilah Pak Bupati sudah memperhatikan permasalahan ini, mudah-mudahan dengan penambahan unit armada bisa melayani masyarakat dengan masksimal,” paparnya.

Oman mengatakan idealnya dengan luas wilayah Ciamis membutuhkan sekitar 30 unit mobil pengangkut sampah, apalagi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berlokasi di Kecamatan Banjaranyar yang sangat jauh membutuhkan waktu lama dan kondisi armada yang baik.

“Saat ini kondisi armada dari 20 unit 70% kondisinya sudah tua, yang ditakutkan ketika mengangkut sampah mogok ditengah jalan, sehingga pengangkutan pun akan terhambat, contoh saja beberapa waktu yang lalu mobil sampah tertabrak itu sempet terganggu,” ucapnya.

Oman pun berpesan kepada masyarakat untuk melakukan pembayaran uang sampah tepat waktu dan sesuai dengan biaya yang sudah ditentukan. Saat ini biaya sampah hanya Rp 4000/bulan.

“Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya dan jangan sembarangan karena akan merusak keindangan, apalagi saat ini akan ada penilaian Adipura sehingga masyarakat harus bersama-sama menjaga kebersihan,” pungkasnya. (galuh.id/Arul)

loading...

Komentar

BERITA SELANJUTNYA