Musim Hujan, Pemkab Ciamis Perkuat Mitigasi Wilayah Bencana

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

CIAMIS, galuh.id – Pemerintah Kabupaten Ciamis memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seiring meningkatnya curah hujan. Upaya mitigasi dilakukan dengan mengoptimalkan pemetaan wilayah rawan bencana, memperkuat koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta mendorong pemerintah desa lebih responsif terhadap perkembangan kondisi di wilayahnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi, mengatakan kesiapsiagaan menjadi langkah penting untuk meminimalkan risiko bencana, terutama di tengah kondisi cuaca yang sulit diprediksi.

Menurutnya, pemerintah daerah telah memiliki hasil pemetaan mengenai tingkat kerawanan bencana di sejumlah wilayah. Informasi tersebut menjadi dasar untuk melakukan langkah antisipasi agar dampak yang ditimbulkan dapat diminimalkan.

“Yang kita persiapkan adalah bagaimana meminimalkan risikonya. Kita tahu berdasarkan hasil pemetaan ada wilayah-wilayah yang memiliki kerawanan bencana, sehingga perlu dilakukan antisipasi,” ujarnya saat diwawancarai usai kegiatan di Kelurahan Sindangrasa, Rabu (4/11/2026).

- Advertisement -

Andang menjelaskan, upaya mitigasi juga perlu dilakukan melalui penyesuaian aktivitas masyarakat agar tidak menimbulkan risiko baru. Salah satunya dalam sektor pertanian, dengan mendorong penerapan metode yang lebih ramah lingkungan dan sesuai kondisi wilayah.

Ia mencontohkan penggunaan kolam terpal sebagai salah satu alternatif kegiatan perikanan, sehingga aktivitas masyarakat tetap berjalan tanpa menambah potensi dampak lingkungan.

Selain itu, memasuki musim hujan, pemerintah daerah terus memperkuat pemantauan terhadap titik-titik rawan bencana melalui koordinasi dengan BPBD Kabupaten Ciamis.

Andang meminta para kepala desa maupun masyarakat untuk aktif berkoordinasi dan mencari informasi terkini mengenai kondisi wilayah, khususnya ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

- Advertisement -

Menurutnya, BPBD memiliki data pemantauan yang terus diperbarui sehingga dapat menjadi rujukan dalam menentukan langkah antisipasi terhadap potensi bencana.

“Kalau terjadi hujan deras, kepala desa bisa berkoordinasi dengan BPBD untuk mengetahui wilayah mana yang berpotensi terdampak. Informasinya terus diperbarui, sehingga kita bisa melakukan antisipasi lebih awal,” jelasnya.

Ia menegaskan, kesiapan sumber daya juga menjadi bagian penting dalam menghadapi potensi bencana. Pemerintah daerah perlu memastikan unsur-unsur terkait siap bergerak ketika muncul kondisi yang membutuhkan penanganan segera.

Andang berharap, melalui koordinasi yang kuat, pemantauan secara berkelanjutan, serta kecepatan penyampaian informasi, potensi risiko bencana di Kabupaten Ciamis dapat ditekan.

“Yang paling penting adalah informasi bisa diterima dengan cepat, sehingga langkah penanganan dan antisipasi juga bisa segera dilakukan,” pungkasnya.

- Advertisement -
Berita Terbaru

Pemkab Ciamis Dorong Percepatan Pendaftaran Perlinsos

CIAMIS, galuh.id – Pemerintah Kabupaten Ciamis terus mendorong percepatan pendaftaran Perlindungan Sosial (Perlinsos) melalui portal digital Kementerian Sosial. Hingga...

Artikel Terkait