CIAMIS, galuh.id – Sebanyak 108 warga kurang mampu di Kabupaten Ciamis akhirnya bisa kembali melihat dengan jelas berkat program operasi katarak gratis RSUD Ciamis 2026 yang digelar pada Selasa (23/6/2026). Bakti sosial kedokteran yang berlokasi di gedung utama rumah sakit ini diselenggarakan secara khusus untuk memeriahkan momentum bersejarah Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384.
Pemerintah daerah sengaja meluncurkan gerakan kemanusiaan ini karena angka penderita gangguan penglihatan di kalangan lansia masih cukup tinggi. Oleh karena itu, momentum perayaan hari jadi ke-384 menjadi saat yang paling tepat untuk menggeber layanan kesehatan gratis berskala besar.
Layanan Unggulan Operasi Katarak Gratis RSUD Ciamis 2026
Langkah taktis melalui operasi katarak gratis RSUD Ciamis 2026 ini mengusung semangat kebersamaan yang kuat sesuai dengan tema besar daerah, yaitu “Guyub Ngawangun Galuh”. Melalui kolaborasi lintas sektor yang sangat solid, layanan kesehatan premium tersebut akhirnya dapat diberikan secara cuma-cuma kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Pihak rumah sakit memprioritaskan warga kurang mampu yang selama ini belum terdaftar atau belum ter-cover oleh program jaminan kesehatan BPJS Kesehatan. Namun, antusiasme warga yang mendaftar ternyata sangat membeludak sejak loket pendaftaran pertama kali dibuka oleh panitia.
Direktur RSUD Ciamis, dr. H. Bayu Yudiawan, M.M., menegaskan bahwa agenda besar ini merupakan wujud nyata dari implementasi nilai gotong royong. Selain itu, kegiatan kemanusiaan tersebut merupakan bentuk kepedulian tertinggi pihak manajemen rumah sakit terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat Tatar Galuh.
Menurut dr. Bayu, momentum peringatan hari jadi ke-384 Kabupaten Ciamis harus dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat kecil melalui operasi katarak gratis RSUD Ciamis 2026. Seluruh sektor kini saling bahu-membahu merangkul warga miskin agar mereka bisa segera mendapatkan akses pengobatan spesialis mata yang berkualitas.
Berdasarkan data medis dari tim panitia, hasil proses skrining awal menunjukkan total ada 145 calon pasien yang mendaftar. Namun, setelah melalui pemeriksaan fisik yang sangat ketat, hanya 108 orang yang dinyatakan lolos dan memenuhi syarat klinis untuk tindakan medis.
Sementara itu, sisa peserta yang lain terpaksa harus ditunda jadwal operasinya oleh tim dokter spesialis. Hal tersebut terjadi karena beberapa di antaranya terdeteksi mengalami gangguan kesehatan komplikasi sistemik atau menderita penyakit mata kronis selain katarak.
Fokus Penanganan Penyakit Degeneratif Masyarakat Lansia
Faktor usia memang memegang peranan utama, sehingga mayoritas dari total peserta operasi katarak gratis RSUD Ciamis 2026 ini merupakan warga lanjut usia. Berdasarkan analisis medis, katarak pada umumnya merupakan jenis penyakit degeneratif yang sangat rentan diderita oleh masyarakat yang telah berusia di atas 60 tahun.
Pihak manajemen rumah sakit menegaskan bahwa penanganan penyakit katarak kini menjadi salah satu skala prioritas utama dalam pelayanan kesehatan daerah. Pasalnya, dampak sosial dan ekonomi dari pemulihan indra penglihatan ini dinilai sangat masif bagi kehidupan sehari-hari para pasien.
Warga yang sebelumnya mengalami gangguan penglihatan berat kini dapat kembali beraktivitas dengan normal tanpa perlu merepotkan anggota keluarga lainnya. Oleh sebab itu, produktivitas harian mereka dipastikan akan meningkat, yang pada akhirnya ikut mendongkrak kualitas hidup keluarga pasien secara signifikan.
Selain menyelenggarakan operasi katarak gratis RSUD Ciamis 2026, institusi medis plat merah ini juga aktif mengadakan beragam festival kesehatan lainnya. Berbagai kegiatan tersebut di antaranya adalah Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), pemeriksaan kebugaran gratis, aksi donor darah, hingga edukasi gizi seimbang.
Keberhasilan program operasi katarak gratis RSUD Ciamis 2026 ini tidak lepas dari adanya jalinan kerja sama yang harmonis dengan berbagai mitra strategis. Pihak rumah sakit berkolaborasi aktif dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis, Dinas Sosial, serta organisasi profesi kesehatan setempat.
Selanjutnya, pihak panitia juga menggandeng Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Wilayah Jawa Barat untuk menerjunkan tim medis terbaik mereka. Kehadiran para dokter ahli mata profesional dari berbagai wilayah ini sangat membantu kelancaran proses pembedahan di ruang operasi.
Oleh karena itu, dr. Bayu menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pemangku kepentingan yang terlibat aktif mendukung aksi sosial ini. Secara khusus, beliau memuji konsistensi Baznas Kabupaten Ciamis yang selalu tanggap mengalokasikan dana umat untuk pembiayaan program kesehatan masyarakat miskin.
Ker kerja sama yang solid ini menjadi bukti otentik bahwa penyelesaian masalah kesehatan warga dapat diatasi dengan cepat melalui skema gotong royong. Manajemen berharap kolaborasi strategis dalam operasi katarak gratis RSUD Ciamis 2026 ini bisa terus dipertahankan bahkan ditingkatkan pada masa mendatang.
Transformasi Teknologi Modern Phacoemulsification di Ciamis
Meskipun agenda baksos ini sudah selesai, dr. Bayu tetap mengimbau warga Ciamis untuk segera mengaktifkan kembali kepesertaan jaminan BPJS Kesehatan mereka. Kesadaran masyarakat terhadap jaminan kesehatan dinilai sangat krusial agar mereka bisa mendapatkan proteksi medis secara optimal tanpa kendala biaya.
Apalagi, fasilitas kedokteran untuk program operasi katarak gratis RSUD Ciamis 2026 saat ini sudah menerapkan standar teknologi medis paling modern. Tim dokter spesialis mata rumah sakit kini telah menggunakan metode mutakhir berbasis phacoemulsification yang tanpa memerlukan proses jahitan sama sekali.
Keunggulan utama dari teknologi modern tanpa jahit ini adalah proses penyembuhan pasca-operasi berjalan jauh lebih cepat bagi pasien lansia. Di sisi lain, tingkat keberhasilan pemulihan penglihatan dengan metode baru ini juga tercatat sangat tinggi serta meminimalkan risiko infeksi.
Oleh karena itu, masyarakat Ciamis diimbau tidak perlu merasa takut atau ragu lagi untuk memeriksakan keluhan mata mereka sejak dini. Melalui fasilitas BPJS Kesehatan, warga bisa mendapatkan layanan operasi katarak yang aman tanpa harus mengkhawatirkan beban biaya yang besar.
Pihak rumah sakit berkomitmen akan terus menghadirkan inovasi pelayanan kesehatan terbaik yang terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat Tatar Galuh. Kesembuhan para pasien lewat agenda operasi katarak gratis RSUD Ciamis 2026 menjadi kado terindah bagi perayaan hari jadi Kabupaten Ciamis tahun ini. (GaluhID/Tegar)
