Gegara Puntung Rokok, Pabrik Pengolahan Kayu di Banjarsari Ciamis Terbakar

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

CIAMIS, galuh.id – Sebuah pabrik pengolahan kayu di Dusun Gunung Damar, RT 06 RW 02, Desa Sindangkasih, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, terbakar pada Jumat (4/9/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

Pabrik pengolahan kayu yang diamuk Sijago Merah itu merupakan milik Anang Suriyanto (54), warga setempat.

Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun luka. Namun, pemilik mengalami kerugian material akibat sebagian bangunan dan barang di dalam pabrik terbakar.

Danru Piket Pemadam Kebakaran Pos WMK Banjarsari, Dikri Nur Dena Tama, mengatakan berdasarkan hasil asesmen di lokasi dan keterangan saksi, kebakaran diduga berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

- Advertisement -

“Dugaannya dari puntung rokok yang bara apinya masih menyala. Dugaan itu mengerucut dari keterangan saksi dan hasil asesmen,” kata Dikri kepada galuh.id di Pos Damkar Banjarsari.

Dikri menjelaskan, pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 02.22 WIB. Setelah menerima laporan, petugas Damkar Pos WMK Banjarsari langsung bergerak menuju lokasi dengan mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran dan tiga personel.

Menurutnya, gerak cepat petugas berhasil mencegah api meluas. Dari total luas bangunan pabrik sekitar 8 x 6 meter, area yang terbakar diperkirakan hanya sekitar 3 x 3 meter.

“Luasnya 8 x 6 meter persegi, yang terbakar 3 x 3 meter. Kerugian yang ditaksir berdasarkan hitungan dari pemilik hanya sekitar Rp5 juta,” ungkapnya.

- Advertisement -

Dikri menuturkan, kebakaran pertama kali diketahui langsung oleh pemilik pabrik. Saat itu, Anang tengah tidur di rumahnya yang lokasinya tidak jauh dari bangunan pabrik.

Ia kemudian mendengar suara seperti letupan api dari arah belakang rumah. Setelah mengecek, Anang mendapati api sudah berkobar dan membakar bagian pabrik pengolahan kayu miliknya.

“Kebetulan rumah Pak Anang dengan pabrik kayu tidak jauh. Jadi ketika mendengar ada suara letupan api, langsung dilihat dan ternyata api berkobar membakar pabrik kayu,” ucap Dikri.

Mengetahui kejadian tersebut, Anang kemudian melaporkan kebakaran kepada petugas Damkar Pos WMK Banjarsari. Petugas yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan penanganan.

Dikri mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap potensi kebakaran, terutama dalam kondisi musim kemarau. Ia meminta warga tidak membuang puntung rokok sembarangan maupun meninggalkan pembakaran sampah tanpa pengawasan.

“Kalau buang puntung rokok itu, matikan dulu bara apinya lalu buang pada tempatnya. Kemudian jangan melakukan pembakaran sampah kalau mau ditinggalkan. Itu dapat memantik kebakaran,” pungkasnya. (GaluhID/Uus)

- Advertisement -
Berita Terbaru

20 Sepuh Ikuti Amengan Sepuh di Pesantren Darussalam

CIAMIS, galuh.id – Suasana berbeda terasa di Pondok Pesantren Darussalam Ciamis. Sebanyak 20 orang lanjut usia (lansia) yang mayoritas...

Artikel Terkait