Pagelaran Seni Budaya di Bulan Muharram Jadi Cara Warga Banjar Merawat Kebersamaan

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Namun juga meluruhkan sekat-sekat perbedaan dan prasangka yang kerap memisahkan.

Ketika gamelan dan angklung berpadu dalam harmoni, terlihat jelas bahwa seni memiliki kekuatan untuk mendekatkan berbagai latar belakang agama dan budaya.

“Acara ini menjadi bukti bahwa melalui seni dan budaya, kita bisa menumbuhkan kohesi dan mengembangkan harmoni sosial,” ujarnya.

Selain itu, gelaran seni budaya seperti ini juga menjadi sarana efektif untuk memekarkan rasa kebersamaan dan solidaritas di tengah keberagaman.

- Advertisement -

Menurut Ma’mun, dalam konteks Indonesia yang multikultural, kolaborasi semacam ini sangat baik untuk mendekatkan hubungan antarumat beragama.

“Kemudian mengajarkan nilai-nilai toleransi, dan menginspirasi masyarakat untuk hidup berdampingan dengan damai,” pungkasnya. (GaluhID/Diana)

Editor : Evi

- Advertisement -
Berita Terbaru

Nabung Sampah, Udedi Kusmana Raih Motor dari Pemkab Ciamis

CIAMIS, galuh.id – Konsisten memilah dan menabung sampah selama tiga tahun mengantarkan Udedi Kusmana, warga Kabupaten Ciamis, meraih penghargaan sebagai penabung sampah perorangan terbaik tahun 2026. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Ciamis Herdiat Sunarya usai memimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapang Lokasana, Senin (17/8/2026). Sebagai apresiasi, Udedi mendapatkan hadiah berupa satu […]

Artikel Terkait