Pelajar yang Loncat ke Sungai Citanduy di Jembatan Pelangi Banjar Dikenal Berprestasi

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Banjar, galuh.id – Seorang pelajar SMA di Kota Banjar, Rizal (17), dikenal berprestasi di bidang akademik dan olahraga.

Sebelumnya, Rizal dilaporkan hilang setelah nekat melompat ke Sungai Citanduy, Selasa (11/03/2025).

Kejadian ini mengejutkan banyak pihak, terutama teman-teman dan guru di sekolahnya.

Hal itu mengingat Rizal dikenal sebagai sosok yang ceria, aktif, dan memiliki banyak pencapaian.

- Advertisement -

Hingga kini, tim gabungan masih melakukan pencarian di sekitar aliran sungai.

Berdasarkan keterangan Kepala SMAN 2 Banjar, Drs. H Agus Prasetiana, Rizal bukan sekadar pelajar biasa.

Ia dikenal sebagai siswa yang selalu meraih peringkat pertama di kelasnya.

Kecerdasannya dalam berbagai mata pelajaran menjadikannya panutan di sekolah.

- Advertisement -

Selain unggul secara akademik, Rizal juga memiliki prestasi luar biasa di bidang olahraga, khususnya Taekwondo.

Sebagai atlet Taekwondo tingkat daerah, Rizal kerap mewakili sekolah dalam berbagai kompetisi dan berhasil meraih beberapa gelar juara.

Kemampuannya dalam bela diri ini membuatnya dikenal di kalangan teman-temannya sebagai sosok yang disiplin dan penuh semangat.

Selain berprestasi dalam akademik dan olahraga, Rizal juga aktif di ekstrakurikuler jurnalistik sekolah.

Ia sering bertugas sebagai fotografer dalam berbagai acara sekolah dan berkontribusi dalam mendokumentasikan kegiatan-kegiatan penting.

Tak hanya di lingkungan sekolah, Rizal juga terlibat dalam komunitas Wanoja Jajaka Kota Banjar.

Keaktifannya di berbagai kegiatan menunjukkan bahwa ia adalah pribadi yang dinamis dan memiliki banyak bakat.

Menurut keterangan saksi, Rizal terlihat berjalan kaki bersama seorang temannya di sekitar Jembatan Pelangi, Langensari.

Tanpa diduga, ia tiba-tiba berlari menuju kebun di dekat jembatan dan langsung melompat ke Sungai Citanduy.

Warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut sempat berusaha memberikan pertolongan.

Namun derasnya arus sungai membuat Rizal segera terseret dan menghilang.

Kapolsek Langensari, AKP Yosua, membenarkan laporan tersebut dan menyatakan, pihaknya langsung bergerak cepat bersama tim SAR untuk melakukan pencarian.

Namun, proses pencarian mengalami kendala akibat kondisi arus sungai yang cukup deras.

“Hingga saat ini, kami masih terus melakukan pencarian. Tim gabungan telah dikerahkan untuk menyisir sungai, dan kami berharap korban segera ditemukan,” ujar AKP Yosua.

Sejak kejadian, tim gabungan yang terdiri dari kepolisian, Basarnas, serta warga setempat terus berupaya mencari keberadaan Rizal.

Pencarian dilakukan dengan menggunakan perahu karet dan penyelam untuk menjangkau titik-titik tertentu yang diperkirakan menjadi lokasi hilangnya korban.

Keluarga dan teman-teman Rizal masih menaruh harapan besar agar Rizal bisa ditemukan dalam keadaan selamat.

Di sekolah, para siswa mengadakan doa bersama sebagai bentuk solidaritas dan dukungan moral bagi keluarga Rizal.

Peristiwa ini menjadi duka mendalam bagi banyak pihak, terutama mengingat Rizal adalah siswa yang dikenal berprestasi dan memiliki banyak potensi.

Hingga berita ini diturunkan, tim pencari masih terus bekerja keras untuk menemukan Rizal di aliran Sungai Citanduy. (GaluhID/Diana)

- Advertisement -
Berita Terbaru

Sindangrasa Jadi Kampung Zakat Pertama di Ciamis, Dorong Gerakan Infak Berkelanjutan

Pemerintah Kabupaten Ciamis meresmikan Kampung Zakat Masagi di Kelurahan Sindangrasa pada 30 Juni 2026, menjadikannya kampung zakat pertama di daerah tersebut. Bupati Ciamis menyatakan pengelolaan zakat memiliki potensi besar untuk pembangunan dan kesejahteraan sosial, sementara penghimpunan zakat meningkat dari Rp1-2 miliar menjadi Rp24 miliar pada 2024.

Artikel Terkait