Kamis, 21 Januari 2021
Kamis, 21 Januari 2021
 
 

Pemotor Jangan Bosan Tekan Tombol Ini, Jika Lupa Akibatnya Fatal

Lampu sein motor sangat penting untuk diperhatikan pengendara. Jika diabaikan, dalam sepersekian detik kecelakaan bisa saja terjadi.

Sepele namun bisa berakibat fatal untuk pemotor itu sendiri atau pengguna jalan lain, maka dari itu jangan sungkan untuk tekan tombol ini pada motor.

Sering terjadi insiden kecelakaan karena salah paham yang diakibatkan piranti lalu lintas pada motor yang tidak sesuai dengan laju motor tersebut.

Misalnya indikator lampu belok atau lampu sein motor atau righting menyala bagian kiri, namun pemotor berbelok ke arah kanan.

Hal ini yang mengakibatkan bingung pengendara jalan yang ada di belakang atau pun dari lawan arah, hal ini bisa mengakibatkan kecelakaan.

Sering dijumpai kecelakaan yang diakibatkan tidak sesuainya lampu sein dengan laju arah motor, sehingga kecelakaan pun tidak dapat dihindari.

Sering pula dijumpai pengendara lain marah ketika lampu sein terus menyala tetapi laju motor tetap lurus, ini akan membingungkan.

Nah untuk menghindari hal tersebut, jangan sungkan untuk menekan tombol lampu sein berkali kali karena kadang pengendara lupa.

Terlebih motor yang indikator pada panel speedometernya tidak nampak sekilas, atau lampu sein tidak terlihat sehingga pemotor tidak mengetahui apakah lampu sein menyala atau tidak.

Tombol Lampu Sein Motor

Motor sekarang tombol lampu seinnya setelah diaktifkan akan kembali ke tengah, sehingga pemotor merasa lampu sein sudah mati.

Untuk memastikannya tekan berulang-ulang, terlebih jika terdapat pengendara di belakang yang membunyikan klakson segera tekan tombol tersebut, karena bisa jadi pengendara yang di belakang bingung.

Tekan tombol sein secara rutin sebelum membingungkan pengendara lain, bahkan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan yaitu kecelakaan.

Kecelakaan fatal bisa terjadi dari hal yang sepele, salah satunya pemotor lupa mematikan lampu sein atau tidak sesuai antara lampu sign dengan arah laju motor.

Berbeda dengan motor lawas, pertama peranti untuk mengaktifkan lampu sein dengan metode geser dan tidak kembali ke tengah jika tidak dilakukan dengan manual.

Sehingga dengan meraba, pemotor tahu jika lampu sein aktif dan akan mematikan lampu sein dengan menggeser agar posisi tombol atau saklar berada di tengah.

Kedua, motor lawas terdapat peranti yang mengeluarkan suara saat lampu sein aktif sehingga pemotor akan mematikan lampu sein jika tidak diperlukan.

Jadi jangan bosan tekan tombol lampu sein yah, untuk menghindari kecelakaan atau menghindari cacian dari pengendara lainnya, tetap santun dan menghargai pengguna jalan lain. (GaluhID/Ardiansyah)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Loading...

Artikel Terkait

Masa Pandemi Covid-19, Promosi Pariwisata Ciamis Tetap Dilakukan

Berita Ciamis, galuh.id - Pemkab Ciamis terus berupaya promosi pariwisata melalui digitalisasi untuk menggeliatkan kembali ekonomi masyarakat. Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Ciamis, Toto Rismanto,...

21 Paket Pelatihan Wirausaha Untuk Anak Muda di Ciamis

Berita Ciamis, galuh.id - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Ciamis mulai menyiapkan 21 paket pelatihan bagi masyarakat untuk mengurangi angka pengangguran. Kepala Dinas Tenaga Kerja...

Teknologi Smartboard Android Mudahkan Kerja Desa di Ciamis

Berita Ciamis, galuh.id - Asosiasi Pemerintah Desa Indonesia (Apdesi) Ciamis tengah menyosialisasikan pengadaan teknologi digital 4.0 Smartboard Android. Yakni, seperangkat alat pintar yang dirancang untuk...

Temukan Kami

48,128FansSuka
219PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya