Selasa, 19 Oktober 2021 | 1:19
Selasa, 19 Oktober 2021
More
    BJB

    Pengajuan Anggaran Tertunda, PPKMI Audiensi dengan Bupati Ciamis

    Oleh :

    Berita Ciamis, galuh.id – Bupati Ciamis Herdiat Sunarya melakukan audiensi dengan pengurus Perkumpulan Pendidik dan Kependidikan Madrasah Indonesia (PPKMI) di ruang Opp Room Sekretariat Daerah Ciamis.

    Kegiatan audiensi tersebut dihadiri pula oleh Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Ciamis, Kasi Pendidikan Madrasah Kementrian Agama (Kemenag) Ciamis dan kepala BPPD kabupaten Ciamis.

    Dalam audiensi tersebut ketua PPKMI Pusat Taopik Mansur menjelaskan maksud kedatangannya untuk menindaklanjuti proposal pengajuan anggaran terkait program PPKMI.

    “Kami pada kesempatan ini. Ingin menindaklanjuti proposal pengajuan yang telah diajukan terkait rencana dan program PPKMI. Yang sampai saat ini belum ada respon lebih lanjut dari pemerintah kabupaten Ciamis,” ujar Taopik, Jumat (18/09/2020).

    Taopik menerangkan bahwa pengajuan proposal yang telah diajukan tersebut berkaitan dengan anggaran untuk keberlangsungan kegiatan PPKMI.

    Kegiatan tersebut diantaranya seperti rapat kepengurusan, pembangunan sekretariat, dan seminar atau diklat-diklat bagi para tenaga pengajar madrasah sebagai bentuk penguatan mutu.

    “Kami butuh perhatian dari pemerintah. Karena kesejahteraan tenaga pengajar bukan dilihat dari penghasilanya saja. Tapi sejauh mana kontribusi yang dapat diberikan,” jelas Taopik.

    Anggaran PPKMI Tertunda Karena Wabah Covid-19

    Sementara itu, Bupati Herdiat mengatakan Pemkab Ciamis pada dasarnya mendukung setiap upaya untuk meningkatkan kesejahteraan di bidang keagamaan maupun pendidikan.

    “Akan selalu kami usahakan. Sepanjang kemampuan keuangan daerahnya ada. Terutama di bidang pendidikan keagamaan dan kesehatan selalu kami prioritaskan. Namun untuk saat ini anggarannya terpengaruhi oleh masalah Covid-19,” ungkapnya.

    Herdiat menjelaskan anggaran yang telah diterima mengalami penarikan kembali oleh pemerintah pusat terkait adanya Covid-19. Sehingga beberapa hal yang telah teragendakan menjadi tertunda.

    Kurang lebih sebesar 600 milyar anggaran yang ditarik kembali oleh pemerintah pusat. Adanya penarikan tersebut berdampak pada bidang pembangunan dan pendidikan.

    Meski demikian, Bupati Herdiat menginstruksikan kepada kepala Dinas Keuangan Kabupaten Ciamis untuk menyesuaikan dengan anggaran yang ada.

    “Intinya saya sangat berpihak pada rekan-rekan dari PPKMI. Akan tetapi kembali lagi pada ada tidaknya APBD. Meskipun tidak tahun ini mudah-mudahan dapat terelisasi tahun depan,” pungkas Herdiat. (GaluhID/Evi)

    Loading...

    Temukan Kami

    47,551FansSuka
    286PengikutMengikuti
    5,000PelangganBerlangganan