6 Gadis Korban Perdagangan Manusia di Tasikmalaya Dipulangkan

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

“Korban dipulangkan dan dijemput karena proses pemeriksaan telah selesai,” jelasnya.

Kasus perdagangan manusia ini terungkap setelah seorang anak gadis usia 14 tahun asal Tanjungjaya, Tasikmalaya hilang 2 minggu.

Anggota sindikat perdagangan manusia sempat menjanjikan korban bekerja sebagai pelayan rumah makan di Bogor.

Namun, fakta yang polisi temukan ternyata korban dijual menjadi pekerja seks komersial di Bogor.

- Advertisement -

Pelaku menjual korban yang masih di bawah umur ini dengan harga Rp 300 ribu sejam kencan dengan lelaki hidung belang.

Polisi telah mengamankan 4 orang sindikat perdagangan manusia dari wilayah Tasikmalaya dan Bogor. Pelaku bernama Kamaludin, Hari, Lucky, dan pelaku perempuan bernama Selly. (GaluhID/Evi)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Kampung Zakat ke-14 Resmi Diluncurkan di Bangunharja Ciamis

CIAMIS, galuh.id — Pemerintah Kabupaten Ciamis bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Kementerian Agama Kabupaten Ciamis resmi meluncurkan...

Artikel Terkait