6 Gadis Korban Perdagangan Manusia di Tasikmalaya Dipulangkan

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

“Korban dipulangkan dan dijemput karena proses pemeriksaan telah selesai,” jelasnya.

Kasus perdagangan manusia ini terungkap setelah seorang anak gadis usia 14 tahun asal Tanjungjaya, Tasikmalaya hilang 2 minggu.

Anggota sindikat perdagangan manusia sempat menjanjikan korban bekerja sebagai pelayan rumah makan di Bogor.

Namun, fakta yang polisi temukan ternyata korban dijual menjadi pekerja seks komersial di Bogor.

- Advertisement -

Pelaku menjual korban yang masih di bawah umur ini dengan harga Rp 300 ribu sejam kencan dengan lelaki hidung belang.

Polisi telah mengamankan 4 orang sindikat perdagangan manusia dari wilayah Tasikmalaya dan Bogor. Pelaku bernama Kamaludin, Hari, Lucky, dan pelaku perempuan bernama Selly. (GaluhID/Evi)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Bukan Cuma Gratis, Operasi Katarak Gratis RSUD Ciamis 2026 Pakai Metode Canggih Ini, Ratusan Warga Langsung Sembuh!

Sebanyak 108 warga miskin di Kabupaten Ciamis mendapat operasi katarak gratis dari RSUD Ciamis dalam rangka Hari Jadi ke-384. Program ini ditujukan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, terutama lansia yang menderita gangguan penglihatan. Pelayanan ini didukung kerja sama lintas sektor dan teknologi modern untuk pemulihan yang cepat.

Artikel Terkait