Selasa, 14 Juli 2020
Selasa, 14 Juli 2020
 
 

Persib dan Persikabo Langgar Aturan Sponsor, PSSI Buka Suara

Info Liga 1, galuh.id – Kompetisi Shopee Liga 1 2020 saat ini telah memasuki pekan ketiga, sejak digulirkan pada 29 Februari lalu.

Kompetisi bergengsi kasta tertinggi di Indonesia ini berlangsung lancar dan meriah. Apalagi ditambah animo suporter yang luar biasa, namun tetap damai.

Meskipun begitu, terdapat dua tim Persib dan Persikabo yang mendapat perhatian publik sejak pekan pertama lalu.

Hal ini berdasarkan laporan dari Kementerian Olahraga (Kemenpora) terkait iklan situs judi dan rokok yang menempel di jersey pemain.

Keduanya adalah Persikabo dengan sponsor SBOTOP (situs judi) dan Persib Bandung dengan tagline produk ‘Pria Punya Selera’ (rokok) yang tertempel di jerseynya.

Hal itu menurut Kemenpora melanggar pasal 36-37 PP 109/2012 tentang pengamanan zat adiktif berupa tembakau.

Terkait hal ini, PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi telah mengeluarkan surat edaran terkait sponsor untuk klub-klub sepak bola Indonesia.

Surat tersebut dikeluarkan, Selasa (25/2) lalu dan kembali disampaikan oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan (Iwan Bule).

“Terkait implementasi peraturan nasional soal sponsor industri olahraga tertanggal 25 Mei 2019, PT. Liga Indonesia Baru (LIB) telah menyampaikan penegasan kembali bahwa sesuai peraturan pemerintah yang berlaku,” katanya, dikutip dari laman Liga Indonesia.

Iriawan menambahkan, PT LIB tidak mengizinkan para klub peserta kompetisi resmi untuk menjalin kerja sama komersial dengan produk yang berkaitan langsung dengan merk rokok, minuman beralkohol dan situs perjudian.

Adapun landasan Peraturan terkait poin ini tertuang dalam:

  1. Undang-Undang Nomor 11/ 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Pasal 27 Ayat 2
  2. PP No.109/2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan
  3. PEPRES No.74/2013 tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol
  4. PERMENDAG No.20/2014 tentang Pengendalian dan Pengawasan Terhadap Pengadaan, Peredaran, dan Penjualan Minuman Beralkohol
  5. Hasil Rapat Koordinasi POLRI dan PSSI pada tanggal 20 Februari 2020
  6. Hasil Rapat Koordinasi Satgas Anti Mafia Boladan PSSI pada tanggal 25 Februari 2020.

Iwan Bule menambahkan bila klub yang tetap melakukan ikatan kerja sama dengan pihak yang telah dilarang pada peraturan sebagaimana tersebut, hal itu merupakan tanggung jawab klub sepenuhnya. (GaluhID/Dhi)

Loading...
loading...

Artikel Terkait

PSSI Akan Terbitkan SK Liga 1, 2 dan 3, Seperti Apa Isinya?

Berita Olahraga, galuh.id - PSSI akan segera menerbitkan Surat Keputusan (SK) mengenai kelanjutan Liga 1, 2 dan 3 musim 2020.

Pelatih Persib Ingatkan Agar Pemain dan Staf Tetap Waspada di Masa Pandemi Covid-19

Berita Persib, galuh.id - Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts mengingatkan pemain dan staf tentang pentingnya menjalankan protokol kesehatan di masa pandemi.

Shin Tae-yong Bernyanyi, Ada Apa Dengan PSSI?

Berita Olahraga, galuh.id - Perbedaan pendapat soal pemusatan latihan Timnas Indonesia antara pelatih Shin Tae-yong dan PSSI memunculkan kabar tak sedap.

Temukan Kami

49,360FansSuka
185PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya

Rurouni Kenshin The Final dan The Beginning Batal Tayang, Ini Alasannya

Rurouni Kenshin The Final dan The Beginning batal tayang. Dua film sekuel live action terbaru dari petualangan Himura Batousai ini tak jadi...

MPLS SMA/SMK Tahun Ajaran Baru 2020 di Jabar Dilaksanakan Secara Online

Berita Jabar, galuh.id - Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMA/SMK tahun ajaran baru 2020 di Jawa Barat (Jabar) dilaksanakan secara online.

Inter Vs Torino: Menang 3-1, Nerrazurri Menyodok ke Posisi Kedua Klasemen

Berita Olahraga, galuh.id - Inter Vs Torino merupakan Laga yang menjadi rangkaian pertandingan penutup di pekan ke-32 Liga Italia.

Tiga Rumus Pariwisata Jabar Aman Beroperasi di Masa AKB

Berita Jabar, galuh.id - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menerangkan tiga rumus agar pariwisata Jabar aman untuk beroperasi kembali di masa...

Tidak Pakai Masker di Jabar Akan Dikenakan Denda Rp 100-150 Ribu

Berita Jabar, galuh.id - Tidak pakai masker di Jabar akan dikenakan denda sebesar Rp. 100 ribu sampai dengan Rp. 150 ribu.