Ciamis, galuh.id – Kabar membanggakan datang dari Priangan Timur setelah aksi heroik personel pemadam kebakaran menjadi wali murid viral di media sosial. Kini, petugas damkar ciamis diundang trans tv secara khusus untuk membagikan kisah inspiratif mereka kepada pemirsa nasional.
Dua petugas dari Pos Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) Banjarsari tersebut dijadwalkan mengisi program bincang-bincang unggulan pada Rabu pagi, 24 Juni 2026.
Langkah apresiasi ini bermula dari aksi sosial spontan saat mendampingi seorang siswa yatim piatu dalam acara kelulusan sekolah. Informasi mengenai keberangkatan ini dibenarkan langsung oleh salah satu personel yang terlibat dalam aksi kemanusiaan tersebut.
Dikri Nur Dena Tama mengungkapkan bahwa dirinya bersama sang rekan, Nur Olis, merasa sangat terhormat atas apresiasi dari stasiun televisi nasional.
Pihak manajemen stasiun televisi tersebut menghubungi mereka secara mendadak setelah video sungkeman di sekolah beredar luas di berbagai platform digital.
“Iya benar, saya bersama rekan saya diundang oleh Trans TV dalam program Pagi-Pagi Ambyar,” ujar Dikri saat ditemui tim galuh.id di Pos Damkar Banjarsari, Selasa sore (23/6/2026).
Kronologi Lengkap Petugas Damkar Ciamis Diundang Trans TV
Perjalanan emosional ini tidak hanya melibatkan para petugas penjinak api, tetapi juga sang siswa yang bersangkutan. Oleh karena itu, momentum keberangkatan ini dirancang untuk menghadirkan seluruh figur utama yang menginspirasi publik secara langsung di studio Jakarta.
“Yang diundang bukan hanya kami, tetapi De Adi juga ikut serta. Jadi, kami berangkat bersama-sama dengan De Adi. Insya Allah, kami berangkat sore ini karena acaranya dilaksanakan besok pagi,” kata Dikri menambahkan.
Sebelum memastikan diri untuk berangkat ke ibu kota, para personel memastikan seluruh administrasi kedinasan telah terpenuhi. Beruntung, aksi sosial ini mendapatkan dukungan penuh dari jajaran birokrasi tertinggi di Kabupaten Ciamis. Kabar mengenai petugas damkar ciamis diundang trans tv ini pun disambut dengan penuh rasa bangga oleh pihak internal instansi.
“Pimpinan instansi dan Pak Bupati Herdiat Sunarya sudah memberikan izin resmi serta mempersilakan kami berangkat memenuhi undangan,” tuturnya dengan nada penuh syukur.
Duduk Perkara Aksi Sosial yang Viral di Media Sosial
Bagi para petugas lapangan tersebut, perhatian besar dari masyarakat dan media massa nasional merupakan hal yang sama sekali tidak pernah mereka duga. Pasalnya, mereka bergerak murni atas dasar empati mendalam terhadap kondisi sosial warga di wilayah tugas mereka.
Dikri mengaku terkejut karena niat tulus membantu seorang anak tanpa orang tua bisa bergulir menjadi fenomena nasional. Kabar mengenai petugas damkar ciamis diundang trans tv menjadi puncak dari perhatian publik yang terus mengalir tanpa henti selama sepekan terakhir.
“Kami benar-benar tidak menyangka akan seviral ini di media sosial. Terlebih lagi, sampai mendapatkan undangan khusus dari Trans TV untuk mengisi program unggulan televisi swasta ini,” ucap Dikri dengan mata berkaca-kaca.
Sebagai informasi, peristiwa mengharukan ini bermula ketika Dikri Nur Dena Tama dan Nur Olis melakukan pendampingan kepada Adi Taufik Suhartono. Adi merupakan seorang siswa kelas IX di SMPN 3 Banjarsari yang tidak memiliki pendamping saat momen krusial di sekolahnya.
Kedua personel penyelamat tersebut hadir sebagai perwakilan keluarga dalam prosesi pengambilan rapor sekaligus acara perpisahan sekolah. Kejadian yang berlangsung pada Kamis, 18 Juni 2026 tersebut seketika mengubah atmosfer ruangan menjadi penuh isak tangis haru.
Kisah Haru di Balik Sosok Siswa Yatim Piatu Banjarsari
Atmosfer haru memuncak ketika sesi sakral prosesi sungkeman massal dimulai oleh pihak panitia sekolah. Di saat ratusan siswa lain bersimpuh di pangkuan orang tua kandung masing-masing, Adi justru berjalan ke arah kursi penonton tempat personel damkar duduk.
Siswa berprestasi tersebut kemudian bersimpuh dengan khidmat di hadapan petugas seragam biru yang hadir menggantikan peran orang tuanya. Momen ketika petugas damkar ciamis diundang trans tv ini dianggap warganet sebagai kelanjutan indah dari ketulusan yang mereka tabur di wilayah Banjarsari tersebut.
Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, latar belakang keluarga Adi memang sangat memprihatinkan dan memerlukan uluran tangan. Ibu kandung dari Adi diketahui telah meninggal dunia beberapa tahun yang lalu akibat penyakit kronis.
Sementara itu, sang ayah kandung hingga kini tidak dapat dihubungi dan sudah lama tidak diketahui keberadaannya oleh pihak keluarga besar. Oleh sebab itu, kehadiran aktif dari para petugas pemadam kebakaran menjadi wujud nyata kepedulian sosial yang sangat krusial bagi psikologis sang siswa.
Dampak Positif dan Dukungan Publik untuk Damkar Ciamis
Fenomena bertajuk petugas damkar ciamis diundang trans tv ini membuktikan bahwa tugas pemadam kebakaran kini telah meluas melampaui fungsi reguler memadamkan api. Masyarakat luas memberikan apresiasi tinggi terhadap fleksibilitas pelayanan kemanusiaan yang ditunjukkan oleh institusi lokal tersebut.
Dukungan moral dari netizen terus mengalir di kolom komentar akun resmi galuh.id sejak berita ini pertama kali disiarkan. Banyak pihak berharap agar aksi humanis seperti ini dapat diadopsi oleh instansi pemerintahan lainnya di seluruh Indonesia.
Melalui tayangan televisi nasional besok pagi, diharapkan pesan edukasi mengenai kepedulian anak yatim dapat tersebar lebih luas. Selain itu, momentum ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara aparat dan masyarakat di Ciamis terjalin sangat harmonis.
Kini, publik Ciamis menantikan penampilan perdana Adi bersama kedua figur pengganti orang tuanya di layar kaca. Perjalanan dari sebuah pos damkar kecil di Banjarsari menuju studio megah di Jakarta menjadi bukti bahwa ketulusan universal akan selalu menemukan jalan apresiasinya sendiri.
Dengan adanya kabar mengenai petugas damkar ciamis diundang trans tv, institusi Damkar Ciamis berhasil menunjukkan sisi humanis yang menyentuh hati. Semoga kisah inspiratif dari bumi Priangan ini mampu memotivasi masyarakat luas untuk saling peduli terhadap sesama yang membutuhkan. (Uus/GaluhID)
