Polisi Periksa 6 Saksi Kasus Dugaan Pencabulan 9 Santri di Tasikmalaya

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Mereka berembug untuk mencari solusi dan mengantisipasi agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

Para ulama meminta agar kasus dugaan pencabulan 9 santri di Tasikmalaya ini diusut tuntas. Proses pelakunya sesuai aturan perundang undangan yang berlaku.

Sekretaris MUI Tasikmalaya, KH. Edeng, mengatakan menurut kaca mata agama, pelakunya harus diproses, aibnya jangan disampaikan.

“Sekarang sudah menyebar informasinya. Tinggal pelakunya proses hukum,” ujar Edeng di Gedung Islamic Center.

- Advertisement -

Pemkab Tasikmalaya pun langsung bergerak mengantisipasi kejadian asusila terulang kembali.

Selain mengupayakan pendampingan korban melalui KPAID, pemda juga sengaja membuat unit pelayanan teknis khusus perempuan dan anak di 7 wilayah.

Unit pelayanan ini bekerja secara terus menerus melakukan edukasi, pencegahan hingga pendampingan kasus asusila.

“Kami sudah sediakan Unit Pelayanan Teknis di 7 wilayah. Berkaitan dengan perlindungan perempuan dan anak. Untuk edukasi dan antisipasi kasus-kasus,” kata Sekda Kabupaten Tasikmalaya, Mohammad Zen. (GaluhID/Evi)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Muscab VI PAN Ciamis Perkuat Konsolidasi, DPW Dorong DPC Aktif Bangun Relawan

DPC Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Ciamis mengadakan Musyawarah Cabang VI untuk konsolidasi organisasi menjelang Pemilu 2029. Ketua DPD, Drs. H. Komar Hermawan, menyatakan pentingnya kantor partai untuk meningkatkan kekompakan dan perolehan suara. Ketua Harian DPW, Ir. Herry Dermawan, menekankan perlunya ketua DPC aktif dan berani mencalonkan diri.

Artikel Terkait