Presidium MD Kahmi Kota Banjar Minta Baznas Dikelola Sosok Berintegritas

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Banjar, galuh.id – Presidium Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD Kahmi) Kota Banjar, Yadi Kurniadi, menyoroti pentingnya pemilihan figur yang berintegritas dalam kepemimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Menurutnya, lembaga ini memiliki peran krusial dalam menyalurkan zakat kepada masyarakat. Sehingga pemimpinnya harus individu yang kompeten, amanah, dan terbebas dari praktik korupsi, kolusi, serta nepotisme.

“Lembaga Baznas harus di kelola oleh orang-orang yang memiliki integritas tinggi, memahami prinsip pengelolaan zakat. Serta berkomitmen untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” kata Yadi, Kamis (5/6/2025).

“Kepercayaan publik terhadap Baznas akan semakin kuat jika lembaga ini bebas dari kepentingan pribadi dan politik,” sambungnya.

- Advertisement -

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa transparansi dan akuntabilitas merupakan kunci utama dalam pengelolaan dana zakat.

Dengan sistem yang profesional dan pengawasan yang ketat, masyarakat akan lebih percaya untuk berzakat melalui Baznas.

Hal ini penting mengingat dana yang terkumpul harus tepat sasaran dan dapat memberikan manfaat nyata bagi mereka yang membutuhkan.

Yadi Kurniadi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mengawasi dan mendukung proses pemilihan kepengurusan Baznas. Agar mencerminkan nilai-nilai kejujuran dan keadilan.

- Advertisement -

“Harapan dengan kepemimpinan yang bersih amanah dan berintegritas, Baznas dapat semakin berkontribusi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan sosial di Kota Banjar,” pungkasnya. (GaluhID/Diana)

Editor: Evi

- Advertisement -
Berita Terbaru

Unik! Warga RT 23 Desa Cibadak Ciamis Gelar Pemilihan Ketua RT Layaknya Pemilu

Warga RT 23 Dusun Mekarsari, Desa Cibadak, menggelar pemilihan Ketua RT pada 31 Juli 2026 dengan konsep mirip Pemilu. Ucu Rahmat terpilih sebagai Ketua RT setelah meraih suara terbanyak. Konsep pemilihan ini bertujuan untuk memastikan keterbukaan dan transparansi, serta melibatkan partisipasi langsung warga. Biaya pemilihan berasal dari kas RT dan donatur.

Artikel Terkait