Sakit perut sebelah kanan bawah adalah keluhan yang cukup umum, terutama pada wanita. Meski kadang hanya gejala ringan, nyeri di area ini bisa menandakan berbagai kondisi medis, mulai dari yang tidak berbahaya hingga yang memerlukan penanganan darurat.
Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Gresik Baru (pafigresikbaru.org) mengungkap sejumlah kemungkinan penyebab sakit perut sebelah kanan bawah yang diderita wanita.
Penjelasan PAFI terkait Penyebab Sakit Perut Sebelah Kanan Bawah pada Wanita
Apendisitis (radang usus buntu)
Salah satu penyebab paling sering dari nyeri tajam di perut kanan bawah adalah radang usus buntu. Gejalanya meliputi nyeri yang awalnya di sekitar pusar lalu berpindah ke kanan bawah, disertai mual, muntah, dan demam. Kondisi ini memerlukan tindakan medis segera.
Kista ovarium
Wanita yang mengalami kista ovarium, terutama di sisi kanan, bisa merasakan nyeri di perut bagian bawah. Jika kista pecah atau terpuntir, nyerinya bisa sangat tajam dan tiba-tiba.
Ovulasi (mittelschmerz)
Beberapa wanita merasakan nyeri saat proses ovulasi, yaitu pelepasan sel telur dari ovarium. Nyeri ini biasanya ringan, berlangsung singkat, dan terjadi di pertengahan siklus menstruasi.
Endometriosis
Kondisi ini terjadi ketika jaringan yang mirip dengan lapisan rahim tumbuh di luar rahim, termasuk di area ovarium atau saluran tuba. Endometriosis bisa menyebabkan nyeri kronis di perut bawah, termasuk di sisi kanan.
Baca Juga: Batuk Terus-Menerus, Apa Penyebabnya?
Infeksi saluran kemih (ISK) atau infeksi panggul
ISK yang tidak diobati dapat menyebar ke ginjal atau organ reproduksi, menyebabkan nyeri di perut kanan bawah, terutama jika infeksinya lebih dominan di sisi tersebut. Gejala lain meliputi rasa terbakar saat buang air kecil dan demam.
Kehamilan ektopik
Ini adalah kondisi darurat di mana sel telur yang dibuahi menempel di luar rahim, biasanya di saluran tuba. Jika terjadi di sisi kanan, bisa menyebabkan nyeri parah di perut kanan bawah, disertai pendarahan dan pusing.
Sakit perut sebelah kanan bawah pada wanita bisa disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari proses alami tubuh hingga kondisi yang membutuhkan penanganan darurat. Jika nyeri berlangsung lama, memburuk, atau disertai gejala lain yang mengkhawatirkan, sebaiknya segera periksa ke dokter untuk diagnosis dan penanganan yang tepat. (GaluhID)
