Selasa, 14 Juli 2020
Selasa, 14 Juli 2020
 
 

Sejarah Hari Ini (19 Desember): PSGC Ciamis Promosi ke Liga 2 2019

Berita PSGC, galuh.id – Jika kita mengikuti perkembangan PSGC Ciamis, ada cerita membanggakan sekaligus mengharukan dari sebuah kesebelasan kebanggaan warga Tatar Galuh tersebut.

Bak roda yang berputar dari posisi yang semula paling bawah, menuju poros yang paling atas. Kini poros itu sedikit demi sedikit kembali menuju ke bawah (lagi). Itulah yang dialami oleh PSGC Ciamis.

Kompetisi Liga 2 2019 sudah resmi berakhir, Senin (25/11/2019) dengan menghadirkan Persik Kediri sebagai juara. Persik tampil sebagai yang terbaik di kompetisi sepak bola kasta kedua tanah air ini setelah mengalahkan Persita Tangerang 3-2 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo.

Namun, pertandingan puncak Liga 2 2019 bukan hanya tentang cerita bahagia Persik juara. Namun juga menjadi kisah sedih bagi lima tim yang akhirnya mendapat vonis degradasi ke Liga 3 setelah hanya mengakhiri kompetisi di peringkat tiga terbawah di masing-masing Wilayah (Timur dan Barat).

Salah satunya PSGC Ciamis yang tidak mampu menyelamatkan diri dari ancaman jurang degradasi setelah tidak mampu bersaing dengan lawan-lawannya.

Imbasnya, PSGC Ciamis mengakhiri kompetisi Liga 2 musim 2019 ini dengan berada di posisi dua terbawah (posisi 11) dengan meraih 19 poin dari 6 kali menang, sekali imbang dan 15 kekalahan.

Hasil tersebut membuat tim berjuluk Laskar Galuh ini hanya bisa pasrah terdegradasi. Mereka akan kembali bermain di Liga 3 musim depan. Padahal, di tahun 2019, PSGC baru merasakan kembali tampil di kompetisi kasta kedua di Indonesia usai mendapatkan promosi dari Liga 3.

Tentu, tidak ada kesebelasan di seluruh dunia yang ingin terdegradasi ke kompetisi strata bawah. Situasi ini tentu, menjadi sebuah ironi, terutama bagi PSGC Ciamis.

Ironi tim promosi yang jemawa di Liga 3 2018

Tepat pada tanggal hari ini, 19 Desember setahun yang lalu, PSGC Ciamis kembali promosi ke Liga 2 usai menundukkan Persiba Bantul 2-1 pada laga kedua penyisihan grup babak 8 besar Liga 3 2018 putaran nasional.

Meski di awal musim babak pra nasional sempat terseok-seok, namun tim yang lahir tahun 1990 itu berubah drastis 180 derajat menjadi peserta paling menakutkan di Liga 3 2018 pada putaran nasional.

Menyesuaikan dengan regulasi pemain, PSGC melakukan perubahan total jelang putaran nasional Liga 3 musim lalu. Sejumlah nama potensial dan putra daerah direkrut untuk bisa mengembalikan kejayaan tim yang bermarkas di Stadion Galuh, Jawa Barat, ini.

Mengawali kompetisi Liga 3 musim 2018, PSGC yang tampil terlebih dahulu di babak pendahuluan 1 Grup 2, yang diisi oleh Lampung Sakti (1-1 dan 0-4), Persikabo Bogor (2-1 dan 3-1), dan Bogor FC (0-2 dan 0-2).

Finis di urutan ketiga, PSGC berhak tampil di babak play-off untuk merebutkan tiket tersisa ke babak 32 besar dan berjumpa wakil Sumatera, Persih Tembilahan (6-0 dan 13-0).

Barulah pada babak 32 besar PSGC Ciamis mulai mengebrak, merekrut pemain potensial, kemudian dipercaya menjadi tuan rumah dan tergabung di Grup A yang berisi AS Abadi, Persibas Banyumas, dan 757 Kepri Jaya.

PSGC lolos dengan menyandang predikat juara grup usai mengoleksi tujuh poin usai menang dua kali dan seri sekali. Total sembilan gol dan lima kebobolan dikoleksi PSGC.

Di babak 16 besar, PSGC sukses menaklukkan Solok FC dengan skor 2-0 sehingga mereka melaju ke babak 8 besar dan masuk di wilayah Barat.

PSGC pun promosi ke Liga 2 2019 usai finis sebagai runner-up dengan mengumpulkan enam angka dari dua kali menang dan sekali kandas (lima gol dan tiga kebobolan).

Bangun Kekuatan ‘Kembali’ musim 2020

Terdegradasinya PSGC Ciamis, boleh dikatakan sebagai periode gelap sepak bola Ciamis, bagaimana tidak pada kompetisi Liga 2 musim 2017, klub berjulukan Laskar Galuh itu pun terdegradasi.

Namun, dengan perjuangan tak kenal lelah di Liga 3 tahun 2018, PSGC kembali ke Liga 2 tahun 2019, tapi sayangnya hal tersebut bagaikan bulan madu, mereka kembali terdegradasi ke Liga 3.

Di tengah badai kritik, PSGC Ciamis mencoba membangun citra positif dengan mengatakan sederet kegagalan tahun ini menjadi berkah dan modal bangkit pada tahun mendatang.

Direktur Teknik Heri Rafni Kotari sudah jauh-jauh hari mengatakan akan ada perombakan skuad dengan menyesuaikan regulasi pemain di Liga 3 tahun 2020.

“Target kami sudah jelas, yakni melaju kembali ke Liga 2 tahun 2021. Sekali lagi, kami ingin memiliki tim kuat. Sepanjang perjalanan ke sana, kami akan terus membenahi apa saja yang kurang di tim ini,” kata Heri, kepada Galuh ID, beberapa waktu lalu. (GaluhID/Dhi)

Loading...
loading...

Artikel Terkait

Tahun Ajaran Baru 2020 di Tengah Pandemi Covid-19, Guru di Ciamis Keliling ke Rumah Siswa

Berita Ciamis, galuh.id - Tahun Ajaran Baru 2020 sudah dimulai Senin (13/7/2020), namun kegiatan belajar mengajar di Kabupaten Ciamis Jawa Barat belum...

Adaptasi Kebiasaan Baru Warga Ciamis Diminta Rajin Olahraga

Berita Ciamis, galuh.id - Adaptasi Kebiasaan Baru Warga masyarakat Ciamis diminta untuk rajin olahraga. Karena olahraga menjadi salah satu cara untuk meningkatkan...

Didi Irawadi Syamsuddin, Anggota DPR RI Bagikan Sembako di Ciamis dan Pangandaran

Berita Ciamis, galuh.id - Didi Irawadi Syamsuddin, Anggota Dewan DPR RI Fraksi Partai Demokrat dapil Jabar X berikan bantuan sembako di Kabupaten...

Temukan Kami

49,360FansSuka
185PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya

Rurouni Kenshin The Final dan The Beginning Batal Tayang, Ini Alasannya

Rurouni Kenshin The Final dan The Beginning batal tayang. Dua film sekuel live action terbaru dari petualangan Himura Batousai ini tak jadi...

MPLS SMA/SMK Tahun Ajaran Baru 2020 di Jabar Dilaksanakan Secara Online

Berita Jabar, galuh.id - Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMA/SMK tahun ajaran baru 2020 di Jawa Barat (Jabar) dilaksanakan secara online.

Inter Vs Torino: Menang 3-1, Nerrazurri Menyodok ke Posisi Kedua Klasemen

Berita Olahraga, galuh.id - Inter Vs Torino merupakan Laga yang menjadi rangkaian pertandingan penutup di pekan ke-32 Liga Italia.

Tiga Rumus Pariwisata Jabar Aman Beroperasi di Masa AKB

Berita Jabar, galuh.id - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menerangkan tiga rumus agar pariwisata Jabar aman untuk beroperasi kembali di masa...

Tidak Pakai Masker di Jabar Akan Dikenakan Denda Rp 100-150 Ribu

Berita Jabar, galuh.id - Tidak pakai masker di Jabar akan dikenakan denda sebesar Rp. 100 ribu sampai dengan Rp. 150 ribu.