Sinergi Pepatah Manis dan Job Fair 2026, Pemkab Ciamis Permudah Layanan dan Buka Peluang Kerja

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

CIAMIS, galuh.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis menggelar kegiatan Pelayanan Terpadu Pemerintah untuk Masyarakat Ciamis (Pepatah Manis) yang disinergikan dengan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Job Fair 2026, Kamis (4/6/2026), di halaman Islamic Center Kabupaten Ciamis.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-384 Kabupaten Ciamis Tahun 2026, dengan tujuan memperluas akses pelayanan publik, membuka kesempatan kerja, serta membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, yang berhalangan hadir karena mengikuti rapat tingkat nasional di Yogyakarta, diwakili oleh Asisten Daerah Administrasi Umum Setda Ciamis, Wawan Ruhiyat.

Dalam sambutannya, Wawan menyampaikan permohonan maaf dari Bupati dan Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis yang tidak dapat hadir secara langsung pada kegiatan tersebut.

- Advertisement -

“Izinkan saya menyampaikan permohonan maaf dari Bapak Bupati dan Bapak Sekda Kabupaten Ciamis karena pada hari ini sedang mengikuti rapat tingkat nasional di Yogyakarta. Beliau menugaskan kepada saya untuk menghadiri sekaligus membuka kegiatan Pepatah Manis ini,” ujarnya.

Wawan menjelaskan, pada Juni 2026 Kabupaten Ciamis tengah memperingati Hari Jadi ke-384 dengan mengusung tema “Meneguhkan Kemandirian, Mengukuhkan Ketangguhan, Memantapkan Keberdayaan” serta tagline “Guyub Ngawangun Galuh.”

Menurutnya, tema tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat kebersamaan, motivasi, serta komitmen seluruh elemen masyarakat dalam membangun Tatar Galuh menuju Ciamis maju dan berkelanjutan.

Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat Kabupaten Ciamis.

- Advertisement -

“Semoga amal ibadah qurban kita diterima Allah SWT,” katanya.

Wawan menuturkan, kegiatan Pepatah Manis merupakan inovasi pelayanan publik yang dilaksanakan secara terpadu, kolaboratif, dan berkala dengan melibatkan berbagai unit pelayanan publik baik dari perangkat daerah, BUMD, maupun instansi vertikal.

Berbagai layanan disediakan bagi masyarakat, mulai dari administrasi kependudukan, perizinan, kesehatan, perpajakan, perbankan, ketenagakerjaan, pertanian, peternakan hingga layanan publik lainnya.

“Alhamdulillah, melalui berbagai inovasi pelayanan, Kabupaten Ciamis berhasil meraih Indeks Pelayanan Publik tahun 2025 sebesar 4,63 dengan kategori pelayanan prima. Prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Selain pelayanan publik, Pemkab Ciamis juga menggelar Job Fair 2026 sebagai upaya mengurangi angka pengangguran terbuka di Kabupaten Ciamis.

Wawan mengakui masih tingginya tingkat pengangguran dipengaruhi sejumlah faktor, seperti meningkatnya gelombang PHK di perusahaan besar luar daerah yang berdampak terhadap tenaga kerja asal Ciamis, rendahnya minat kerja, serta keterbatasan lapangan pekerjaan formal.

“Job fair ini menjadi upaya pemerintah memperluas kesempatan kerja sekaligus mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan pengguna tenaga kerja. Kami berharap masyarakat dapat memperoleh pekerjaan sesuai kompetensi dan minatnya,” jelasnya.

Sementara itu, melalui Gerakan Pangan Murah (GPM), masyarakat juga dapat memperoleh kebutuhan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau dan berkualitas sebagai langkah pengendalian inflasi daerah.

Ketua Pelaksana kegiatan, Iskandar, yang mewakili Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis Andang Firman Triyadi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memberikan akses pelayanan publik yang lebih cepat, mudah, dan terjangkau kepada masyarakat.

Ia menjelaskan, Job Fair 2026 diikuti 20 perusahaan dari dalam maupun luar Kabupaten Ciamis dengan total 5.319 lowongan kerja yang tersedia.

Selain itu, kegiatan Gerakan Pangan Murah berkolaborasi dengan berbagai pihak, di antaranya Bulog, Terminal Agribisnis Panumbangan, Rumah Potong Hewan, Rumah Potong Ayam Jabanur, UMKM pangan Ciamis, petani milenial, hingga peternak ayam petelur.

Dalam kegiatan Pepatah Manis kali ini, terdapat 22 unit pelayanan publik dengan total 54 jenis layanan yang bisa diakses masyarakat, melibatkan perangkat daerah, instansi vertikal, BUMD, hingga sektor perbankan.

Kegiatan dilaksanakan secara terpadu di satu lokasi untuk memudahkan masyarakat mengakses berbagai layanan publik sekaligus.

Pemkab Ciamis berharap sinergi pelayanan terpadu, job fair, dan gerakan pangan murah ini mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat kualitas pelayanan publik di Kabupaten Ciamis. (GaluhID/Tegar)

- Advertisement -
Berita Terbaru

Ramai Diserbu Pengunjung, Booth Perumdam Tirta Galuh Meriahkan Pepatah Manis dengan Kuis dan Promo Spesial

CIAMIS, galuh.id - Suasana ramai langsung terasa di kawasan Islamic Center Ciamis saat gelaran Pepatah Manis (Pelayanan Terpadu Pemerintah...

Artikel Terkait