Strategi PAN Jelang Pemilu 2024, Herry Dermawan Sebut Kerja Cerdas dan Ikhlas

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Jabar, galuh.id – Strategi PAN (Partai Amanat Nasional) menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yaitu dengan kerja cerdas dan kerja ikhlas.

Wakil Ketua DPW PAN Jawa Barat, H. Herry Dermawan menyampaikan hal tersebut.

Herry pun menekankan pentingnya kerja politik hingga pencoblosan pada 14 Februari 2024.

Menurutnya, PAN optimis dapat meraih peningkatan suara dan menambah kursi di berbagai tingkatan legislatif seluruh Indonesia, terutama di Provinsi Jabar.

- Advertisement -

“Kerja cerdas serta ikhlas harus kita jalankan dengan konsisten dan berkesinambungan, dengan begitu kita optimis akan rebound pada Pileg 2024 nanti,” kata Herry, Jumat (27/10/2023).

Herry Dermawan yang juga mencalonkan diri ke DPR RI dari Dapil Jabar X, yakin bahwa PAN akan meraih kemenangan pada Pemilu 2024 melalui konsolidasi dan kinerja optimal di semua lini partai.

Pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2024, PAN berharap memperoleh 15 kursi di DPRD Jabar, meningkat dari 7 kursi saat ini.

Herry menegaskan perlunya perjuangan, kerja politik langsung dengan masyarakat, serta pendengaran dan penyerapan aspirasi rakyat untuk meraih tujuan tersebut.

- Advertisement -

“Saya tidak merinci strategi PAN, menyebutnya sebagai rahasia politik yang tidak perlu di ungkapkan ke media,” katanya.

Lanjut Herry, pengurus, kader, dan calon anggota legislatif PAN diminta untuk bergerak bersama masyarakat demi memenangkan Pemilu 2024.

Hal tersebut sesuai instruksi Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Ketua DPW PAN Jabar Desy Ratnasari. (GaluhID/Resa)

Editor : Evi

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Pemkab Ciamis Siapkan Evaluasi Gubernur

Pemerintah Kabupaten Ciamis dan DPRD menyepakati Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 dalam Rapat Paripurna. Bupati Herdiat Sunarya menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan, serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah untuk memperkuat kemandirian fiskal. Raperda akan dievaluasi oleh Gubernur sebelum ditetapkan.

Artikel Terkait