Susul Persiraja Bandara Aceh, Persela Lamongan Degradasi ke Liga 2

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Ketiganya menggantikan Barito Putera, Arema Malang, Perseden Denpasar, Petrokimia Gresik dan PSDS Deli Serdang.

Dalam kurun waktu 18 tahun berlaga di kasta tertinggi Liga Indonesia, posisi terbaik yang diraih oleh Persela adalah posisi keempat.

Pencapaian tersebut terjadi pada musim 2011/2012, ketika nama kompetisi masih memakai nama Liga Super Indonesia.

Pada akhir musim 2011/2012, Persela mampu mengamankan total 56 poin dari 34 pertandingan yang dilakoninya.

- Advertisement -

Kala itu Sriwijaya FC yang keluar sebagai juara, serta Persipura Jayapura dan Persiwa Wamena berada di posisi kedua dan ketiga.

Kala itu Persela Lamongan ditangani oleh pelatih asal Republik Ceko, alm Miroslav Janu.

Mereka juga memiliki penyerang tajam asal Argentina, Mario Costas yang mampu mencetak 22 gol dalam semusim. (GaluhID/Dhi)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Pelantikan Pimpinan BAZNAS Ciamis dan Lompatan Besar Pengelolaan Zakat Daerah

Pelantikan pimpinan BAZNAS Ciamis untuk periode 2026-2031 berlangsung pada 22 Juni 2026, dipimpin oleh Bupati Herdiat Sunarya. Proses seleksi ketat memastikan pengurus baru berkualitas. Pimpinan baru diharapkan mampu mengelola dana zakat dengan profesionalisme, transparansi, dan berinovasi dalam pemberdayaan ekonomi umat, menjadikan Ciamis rujukan pengelolaan zakat di Asia.

Artikel Terkait