Rabu, 15 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020
 
 

Tak Beri Uang saat Dipalak, Siswa SMPN 1 Pamarican Ciamis Dianiaya

Pamarican, galuh.id – Penganiayaan siswa baru terjadi di SMPN 1 Pamarican Ciamis. UR yang tinggal di Desa Pamarican, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis diduga dianiaya oleh  kakak kelasnya, Rabu (24/7/2019) lalu.

Usli, ayah korban mengaku baru mengetahui anaknya dianiaya dari tetangganya. Akibat penganiayaan yang diduga dilakukan kakak kelasnya, anak pasangan Usli dan Edah ini memar pada bagian leher dan kancing bajunya lepas.

Peristiwa tersebut, kata Usli, berawal dari ulah kakak kelas UR yang meminta uang dengan paksa. Lantaran tidak memiliki uang, permintaan kakak kelasnya itu tak dipenuhi.

“Anaknya dipalak, tapi tak punya uang  Akhirnya terjadilah penganiayaan itu,” kata Usli yang ditemui di rumahnya, Senin (29/07/2019).

Akibat dari penganiayaan itu, UR terpaksa tidak masuk sekolah selama tiga hari untuk menjalani pengobatan. 

“Meskipun lukanya terlihat serius, saya tak membawanya berobat ke dokter atau ke Puskesmas. Tetapi hanya dilakukan dengan pengobatan biasa oleh ibunya dengan cara ‘dipopok’ oleh abu hangat saja,” terang Usli.

Usli menambahkan, setelah terjadinya peristiwa penganiayaan yang menimpa anaknya, salah seorang guru datang menjenguk UR ke rumahnya.

“Katanya, kalau masih sakit enggak usah dulu sekolah,” terang Usli.

UR diketahui sudah masuk sekolah kembali mulai Senin (29/7/2019) kemarin.

Dari pantauan Galuh ID, orang tua UR merupakan warga miskin calon penerima Rutilahu. Rumah UR memang hanya terbuat dari bilik bambu yang cukup sempit serta terlihat reyot dan tak layak huni.

“Sehari-hari jadi pemungut sampah di pasar Pamarican,” kata Usli.

Sementara, ditemui secara terpisah, Kepala Sekolah SMPN 1 Pamarican, Sukandi, mengaku tidak mengetahui peristiwa penganiayaan terhadap siswa baru yang diduga dilakukan oleh kakak kelasnya.

Sukandi kemudian memanggil guru BK, dari sana baru diketahui adanya kasus  penganiayaan yang dialami salah seorang siswa baru di sekolahnya dan kini sedang ditangani oleh BK dan bagian Kesiswaan.

“Tidak semua permasalahan yang ada di sekolah diselesaikan oleh Kepala Sekolah. Mungkin permasalahan tersebut bisa diselesaikan di tingkat pembina Osis. Jadi kejadian tersebut belum sampai ke saya,” ujar Sukandi Kepala Sekolah SMPN 1 Pamarican saat ditemui Galuh ID di ruang kerjanya.

Sukandi menerangkan, peristiwa penganiayaan tersebut sudah diketahui oleh wali kelasnya dan langsung diselesaikan oleh wali kelasnya tersebut.

“Sampai saat ini permasalahan ini sedang dalam tahap pemanggilan orang tua, sejauh ini anak tersebut (korban) baik-baik saja,” ucapnya. (galuh.id/Uus)

Loading...
loading...

Artikel Terkait

Kakek Terjatuh dari Jembatan di Bojong Ciamis, Meninggal di Tempat

Berita Ciamis, galuh.id - Seorang Kakek terjatuh dari jembatan di Bojong Cijeungjing Ciamis hingga menghembuskan nafas terakhirnya dengan tragis, Senin (13/7/2020).

Diduga Terjatuh dari Pohon Pinang, Warga Pamarican Ciamis Meninggal di Area Pemakaman

Berita Ciamis, galuh.id - Seorang warga dari Dusun Angsara RT 28, RW 7, Desa Neglasari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, ditemukan meninggal di...

Warga Resah, 4 Domba Mati Mengenaskan di Cibadak Ciamis

Berita Ciamis, galuh.id - Warga Desa Cibadak, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis dibuat resah dengan ditemukannya empat ekor domba mati yang disimpan di...

Temukan Kami

49,356FansSuka
185PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya

Akibat Pandemi Covid-19 di Ciamis, Ribuan Pasangan Suami Istri Bercerai

Berita Ciamis, galuh.id - Akibat pandemi Covid-19, di Ciamis ribuan pasangan suami istri bercerai, terdapat kenaikan yang signifikan perkara dibandingkan sebelum pandemi.

Gaji ke-13 PNS Tahun 2020 Tak Kunjung Cair, Ini Alasannya

Berita Nasional, galuh.id - Gaji ke-13 PNS tahun 2020 tak kunjung cair. Pemerintah hingga saat ini belum juga mencairkan tunjangan bagi para...

HP 1 Jutaan Untuk Pelajar, Belajar Dirumah Jadi Makin Nyaman

HP 1 Jutaan untuk Pelajar tentunya akan banyak dicari oleh para orang tua untuk anaknya. Mengingat sekolah masih belum bisa melakukan tatap...

PLN Salurkan Bantuan Pencegahan Covid-19 Senilai Rp 42,9 Milyar

Berita Nasional, galuh.id - PLN salurkan bantuan pencegahan Covid-19 senilai Rp. 42,9 Milyar, melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Untuk Disiplinkan Warga, Pemkab Ciamis Dukung Denda Tak Bermasker

Berita Ciamis, galuh.id - Untuk mendisiplinkan warga tentang protokol kesehatan terkait dengan pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Ciamis dukung denda tak bermasker.