Senin, April 15, 2024

Takut Makin Tertinggal dari Timnas Indonesia, Vietnam Pertimbangkan Naturalisasi

Baca Juga
- Advertisement -

Galuh.id– Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) diperkirakan bakal menghadapi perubahan signifikan terkait strategi pemain naturalisasi untuk tim nasional dalam waktu dekat.

Peluang Timnas Vietnam untuk melaju ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia semakin suram.

Hal ini terjadi setelah mengalami kekalahan telak 0-3 dari Timnas Indonesia di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, pada Selasa (26/3/2024).

- Advertisement -

Kekalahan ini membawa Vietnam tertinggal sembilan poin dari Irak dan terpaut empat poin dari Indonesia di klasemen Grup F. 

Untuk lolos dari babak grup, Vietnam wajib meraih kemenangan pada dua laga tersisa sambil berharap Indonesia hanya mampu mengumpulkan satu poin.

Dampak kekalahan dari Indonesia tak hanya berdampak pada hasil pertandingan, namun juga berujung pada pemutusan kontrak pelatih Vietnam, Philippe Troussier dengan lebih cepat.

Di bawah kepelatihan Troussier, Vietnam telah menelan tiga kekalahan berturut-turut dari Indonesia dalam kurun waktu dua bulan. 

Dalam tiga pertandingan tersebut, Vietnam tak mampu mencetak gol dan kebobolan lima gol.

Pertemuan dengan Skuad Garuda di Stadion Nasional My Dinh menjadi kekalahan pahit bagi Vietnam, yang tidak terjadi dalam 20 tahun terakhir. 

Vietnam Pertimbangkan Naturalisasi Setelah Kalah Beruntun dari Timnas Indonesia

Sementara itu, Indonesia terus menunjukkan kemajuan signifikan dengan kehadiran sejumlah pemain keturunan.

Dua dari tiga gol dalam pertandingan melawan Vietnam tercipta oleh pemain keturunan, yaitu Jay Idzes dan Ragnar Oratmangoen. 

Para pemain keturunan Timnas Indonesia terbukti memiliki fisik yang kuat, teknik yang mumpuni, serta pengalaman bermain di Eropa.

Sementara itu, Thailand dan Malaysia juga mengalami peningkatan kualitas melalui pemain-pemain naturalisasi. 

Baca juga: PSSI Targetkan Maarten Paes Gabung Timnas Indonesia Juni 2024

Dengan hanya mengandalkan pemain lokal, Vietnam berisiko tertinggal jauh dari pesaingnya di Asia Tenggara.

Wakil Presiden VFF, Tran Anh Tu, mengakui perlunya perubahan dalam menghadapi situasi ini. 

Bahkan ia menyebut VFF tengah mempertimbangkan banyak solusi, termasuk naturalisasi pemain.

VFF meminta maaf kepada para suporter atas hasil kurang memuaskan timnas Vietnam, sambil menegaskan upaya untuk membenahi tim di ajang selanjutnya. (GaluhID/Dianti)

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -
 
 
Berita Terbaru

ASN di Kota Banjar Wajib Ngantor Pasca Libur Lebaran, Tak Ada WFH

Berita Banjar, galuh.id - Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Banjar, Jawa Barat, wajib masuk kerja di kantor dan...

Artikel Terkait