Rabu, 15 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020
 
 

Tendangan Kungfu Pemain PSIM Yogyakarta dan Derbi Mataram yang Berakhir Ricuh

Info Liga 2, galuh.id – Pertandingan sarat gengsi antara PSIM Yogyakarta melawan Persis Solo berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan Laskar Sambernyawa di Stadion Mandala Krida, Senin (21/10/2019) sore.

Tiga gol kemenangan Persis Solo dicetak oleh Hapidin (25′), Slamet Budiyono (58′), dan Nanang Asripin (62′). Sementara dari kubu tuan rumah, Cristian Gonzalez memborong dua gol untuk Laskar Mataram, gol tercipta pada menit ke-38’ dan ke-63’.

Pertandingan yang berlangsung dengan tensi tinggi ini, memastikan kedua tim tersebut gagal melenggang ke babak delapan besar karena pada pertandingan penentu lainnya Martapura FC di luar dugaan berhasil mengalahkan tuan rumah PSBS Biak.

Dengan hasil ini, Persis Solo finish di posisi ke-5 klasemen Liga 2 Wilayah Timur, sedangkan PSIM ada di posisi ke-7. 

Laga yang sangat menarik ditonton ini, sayangnya harus berakhir dengan kericuhan pada penghujung waktu babak kedua.

Kericuhan yang meluas pun tak dapat dihindarkan hingga terjadi ke luar stadion. Kericuhan terjadi diduga karena ada oknum suporter PSIM yang tidak terima karena pemain Persis Solo mengulur-ulur waktu jelang pertandingan berakhir.

Dalam pantauan di media sosial, kerusuhan yang terjadi hingga meluas ke jalan raya. Salah satunya sweeping yang dilakukan terhadap kendaraan bermotor plat AD hingga menimbulkan beberapa kerusakan kendaraan.

Kemudian, ada salah satu oknum supporter yang merangsek ke lapangan dengan melakukan tendangan kungfu ke salah satu pemain Persis Solo.

Selain kendaraan supporter yang rusak terkena imbas kericuhan, kendaraan polisi juga banyak yang dirusak supporter.

Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Armaini, mengaku masih terus menghitung kerusakan yang dialami Polisi.

“Nanti kita lakukan penyelidikan. Sekarang kondisi sudah kondusif. Untuk kerusakannya masih kami hitung. Ada truk yang dipecahin, tapi yang paling mencolok ini (mobil dinas polisi) rusak berat, kerusakannya 100 persen lagi kita inventarisir,” ungkapnya.

Kapolresta Yogyakarta juga mengkonfirmasi bahwa kerusuhan berlangsung sekitar 30 menit.

Berikut kronologi kericuhan di pengujung laga PSIM Yogyakarta vs Persis Solo:

Pada menit ke-90, pemain PSIM yang telah dikartu merah, Ahmad Hisyam Tolle tiba-tiba melayangkan tendangan kungfu ke arah pemain Persis Solo, Dedi.

Tolle menganggap pemain Persis itu mengulur waktu karena saat itu Persis unggul 3-2.

Setelah itu, suporter masuk lapangan dan keadaan menjadi tak terkendali.

Laga terpaksa harus berhenti pada menit ke-90+3. Para pemain, terutama pemain Persis Solo masuk ke ruang ganti.

Polisi menembakkan gas air mata yang membuat para suporter berhamburan, namun mereka tidak berhenti untuk mengejar para pemain Persis Solo.

Proses evakuasi pemain Persis Solo mendapat hadangan para suporter PSIM.

Kendaraan yang digunakan untuk evakuasi (Sarpras Polda DIY dan Brimob Polda) diserang dan dipecahkan kacanya, namun proses evakuasi berhasil dilakukan.

Kerusuhan melebar di luar Stadion. Sejumlah kendaraan polisi rusak, termasuk dua mobil dinas polisi yang terbakar. (GaluhID/AR7)

Loading...
loading...

Artikel Terkait

Klub Liga 2 2020 Menjerit Soal Subsidi, PT LIB Berikan Jawaban

Info Liga 2, galuh.id - Efek pandemi virus Corona sudah memberikan dampak besar buat sepakbola Indonesia. Terutama bagi klub peserta Liga 1...

Liga 2 2020 Dilanjutkan, Tiga klub Promosi Beri Respon

Info Liga 2, galuh.id - Kompetisi Liga 2 2020 dilanjutkan. Rencana tersebut akan segera digulirkan kembali Oktober mendatang setelah sempat dihentikan sementara...

PSSI Akan Terbitkan SK Liga 1, 2 dan 3, Seperti Apa Isinya?

Berita Olahraga, galuh.id - PSSI akan segera menerbitkan Surat Keputusan (SK) mengenai kelanjutan Liga 1, 2 dan 3 musim 2020.

Temukan Kami

49,356FansSuka
185PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya

Akibat Pandemi Covid-19 di Ciamis, Ribuan Pasangan Suami Istri Bercerai

Berita Ciamis, galuh.id - Akibat pandemi Covid-19, di Ciamis ribuan pasangan suami istri bercerai, terdapat kenaikan yang signifikan perkara dibandingkan sebelum pandemi.

Gaji ke-13 PNS Tahun 2020 Tak Kunjung Cair, Ini Alasannya

Berita Nasional, galuh.id - Gaji ke-13 PNS tahun 2020 tak kunjung cair. Pemerintah hingga saat ini belum juga mencairkan tunjangan bagi para...

HP 1 Jutaan Untuk Pelajar, Belajar Dirumah Jadi Makin Nyaman

HP 1 Jutaan untuk Pelajar tentunya akan banyak dicari oleh para orang tua untuk anaknya. Mengingat sekolah masih belum bisa melakukan tatap...

PLN Salurkan Bantuan Pencegahan Covid-19 Senilai Rp 42,9 Milyar

Berita Nasional, galuh.id - PLN salurkan bantuan pencegahan Covid-19 senilai Rp. 42,9 Milyar, melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Untuk Disiplinkan Warga, Pemkab Ciamis Dukung Denda Tak Bermasker

Berita Ciamis, galuh.id - Untuk mendisiplinkan warga tentang protokol kesehatan terkait dengan pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Ciamis dukung denda tak bermasker.