Selasa, 14 Juli 2020
Selasa, 14 Juli 2020
 
 

Tersangka Korupsi KPU Pangandaran Ditangkap Kejaksaan Negeri Ciamis

Ciamis, galuh.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ciamis menangkap tersangka kasus korupsi alat tulis kantor (ATK) dan makan minum (Mamin) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran tahun anggaran 2015. Tersangka berinisial P yang pernah menjabat sebagai Sekretaris KPU Pangandaran.

“Kami sudah melakukan tahap dua terhadap kasus korupsi Mamin dan ATK KPU Pangandaran. Sudah dinyatakan lengkap. Tim penyidik sudah menyatakan P21,” kata Kepala Kejari Ciamis Sri Respatini kepada wartawan, Kamis (10/10/2019).

Tersangka digiring penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Ciamis pada Kamis (10/10/2019) untuk dititipkan di Lapas Kelas IIB Ciamis dan dilakukan penahanan. Tersangka terlihat sudah memakai rompi oranye dan menutup wajahnya dengan masker. 

Dia menegaskan, secepatnya kasus tersebut akan dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

“Saya sudah memerintahkan agar segera melaksanakan pelimpahan berkas perkara dan barang bukti dugaan kasus tersebut ke Tipikor. Paling lambat hari Senin (14/10/2019). Jadi penyidik nanti secepatnya sudah menyiapkan dakwaan,” ujar Sri.

Sri mengungkapkan, tersangka diancam dengan Pasal 27 jo. Pasal 18 ayat 1 jo. Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 yang ancamannya 20 tahun penjara.

“Kerugian negara sesuai dengan perhitungan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Rp148 juta. Tersangka sudah melakukan pengembalian. Tetap tidak menghapus tindak pidana. Namun, kemungkinan bisa memperingan berat hukuman yang dituntutkan kepada tersangka,” ujarnya.

Sri juga mengatakan, saat ini tersangka sedang menjalani penahanan dengan alasan tindak pidana tersebut ancamannya 20 tahun lebih. Kedua, dikhawatirkan tersangka melarikan diri, dan ketiga, dikhawatirkan tersangka mengulangi perbuatannya.

Dia mengungkapkan, pada saat tersangka menjabat sebagai Sekretaris KPU Pangandaran, tersangka memerintahkan kepada para Kasubagnya untuk memalsukan bon ATK dan Mamin.

“Jadi tersangka ini memerintahkan Kasubagnya menyisihkan anggaran ATK untuk Mamin,” ucapnya. (galuh.id/Arul) 

Redaksi GaluhID
Galuh.ID terbangun dari tidur yang panjang soal keberadaan berita hoax yang semakin hari semakin meresahkan.
Loading...
loading...

Artikel Terkait

Tahun Ajaran Baru 2020 di Tengah Pandemi Covid-19, Guru di Ciamis Keliling ke Rumah Siswa

Berita Ciamis, galuh.id - Tahun Ajaran Baru 2020 sudah dimulai Senin (13/7/2020), namun kegiatan belajar mengajar di Kabupaten Ciamis Jawa Barat belum...

Kakek Terjatuh dari Jembatan di Bojong Ciamis, Meninggal di Tempat

Berita Ciamis, galuh.id - Seorang Kakek terjatuh dari jembatan di Bojong Cijeungjing Ciamis hingga menghembuskan nafas terakhirnya dengan tragis, Senin (13/7/2020).

Adaptasi Kebiasaan Baru Warga Ciamis Diminta Rajin Olahraga

Berita Ciamis, galuh.id - Adaptasi Kebiasaan Baru Warga masyarakat Ciamis diminta untuk rajin olahraga. Karena olahraga menjadi salah satu cara untuk meningkatkan...

Temukan Kami

49,358FansSuka
185PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya

Rurouni Kenshin The Final dan The Beginning Batal Tayang, Ini Alasannya

Rurouni Kenshin The Final dan The Beginning batal tayang. Dua film sekuel live action terbaru dari petualangan Himura Batousai ini tak jadi...

MPLS SMA/SMK Tahun Ajaran Baru 2020 di Jabar Dilaksanakan Secara Online

Berita Jabar, galuh.id - Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMA/SMK tahun ajaran baru 2020 di Jawa Barat (Jabar) dilaksanakan secara online.

Inter Vs Torino: Menang 3-1, Nerrazurri Menyodok ke Posisi Kedua Klasemen

Berita Olahraga, galuh.id - Inter Vs Torino merupakan Laga yang menjadi rangkaian pertandingan penutup di pekan ke-32 Liga Italia.

Tiga Rumus Pariwisata Jabar Aman Beroperasi di Masa AKB

Berita Jabar, galuh.id - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menerangkan tiga rumus agar pariwisata Jabar aman untuk beroperasi kembali di masa...

Tidak Pakai Masker di Jabar Akan Dikenakan Denda Rp 100-150 Ribu

Berita Jabar, galuh.id - Tidak pakai masker di Jabar akan dikenakan denda sebesar Rp. 100 ribu sampai dengan Rp. 150 ribu.