Tokoh Masyarakat Wanasigra Ciamis Apresiasi Sosialisasi Perda Kepemudaan oleh Heri Rafni Kotari

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Ciamis, galuh.id – Tokoh masyarakat Desa Wanasigra Kabupaten Ciamis, Mahmud, menyampaikan apresiasi atas kegiatan sosialisasi Perda tentang Pedoman Pelayanan Kepemudaan oleh anggota DPRD Jabar, Heri Rafni Kotari.

Dalam tanggapannya, Mahmud menyambut baik kegiatan sosialisasi ini dan menilai bahwa kehadiran Perda tersebut sangat relevan dengan kondisi masyarakat desa saat ini. Khususnya dalam upaya mendorong peran aktif pemuda dalam pembangunan desa.

“Kami sangat mendukung dan apresiasi adanya sosialisasi Perda tentang kepemudaan ini. Banyak pemuda di desa yang sebenarnya punya potensi besar, tetapi belum tersentuh oleh program yang terarah,” ucapnya, Sabtu (2/8/2025).

Dengan adanya Perda ini, pihaknya berharap pemerintah desa bisa lebih fokus dalam merancang program kepemudaan yang bermanfaat.

- Advertisement -

Ia juga menambahkan bahwa peran pemuda saat ini sangat krusial. Tidak hanya dalam kegiatan sosial dan budaya, tetapi juga dalam bidang ekonomi dan kewirausahaan.

Menurutnya, pemuda perlu dibekali dengan pengetahuan, keterampilan, dan dukungan kebijakan agar mampu mandiri dan menjadi motor penggerak pembangunan di lingkungannya.

“Kita tidak bisa hanya berharap dari pemerintah saja, peran masyarakat juga penting untuk membimbing dan memberikan ruang kepada para pemuda,” ujar Mahmud.

“Maka dari itu, kami mendukung kolaborasi antara legislatif, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mengawal implementasi Perda ini,” pungkasnya.

- Advertisement -

Harapan, dengan adanya kegiatan seperti ini, kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap isu-isu kepemudaan semakin meningkat.

Kemudian juga mampu menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembangnya generasi muda yang berkualitas. (GaluhID/Evi)

- Advertisement -
Berita Terbaru

Polres Ciamis Amankan Empat Terduga Pemerasan Berkedok Wartawan

Unit Tipikor Polres Ciamis mengamankan empat orang yang mengaku wartawan terkait dugaan pemerasan dan pengancaman kepada instansi di Kabupaten Ciamis. Mereka meminta uang agar tidak memberitakan temuan di instansi tersebut. Polisi menyita barang bukti dan tengah menyelidiki kemungkinan korban lain, menekankan pentingnya masyarakat melapor jika mengalami pemerasan.

Artikel Terkait