Minggu, 26 September 2021
Minggu, 26 September 2021

Triwulan II 2021, Bank Bjb Sukses Tekan NPL di Angka 1,34%

Berita Jabar, galuh.id – Bank bjb sukses menekan jumlah NPL (Noan Performing Loan) atau kredit macet pada Triwulan II 2021.

Di masa pandemi Covid-19 yang menghantam setiap lini perekonomian, bjb justru lari kencang dalam performa kredit bahkan mampu menekan NPL.

Pada Triwulan II tahun 2021, bank bjb masih bisa mencatatkan kinerja yang positif.

Salah satunya tercermin dari perolehan laba bersih yang mengalami pertumbuhan 14,4% atau senilai Rp 924 miliar.

Kemudian, diikuti juga oleh meningkatnya nilai aset perseroan 20% yoy (year on year) atau sebesar Rp 150,4 triliun.

Ujung tombak utama perseroan yakni sektor kredit pun mampu tumbuh 6,7% yoy atau Rp 91,6 triliun.

Bahkan, kualitas kredit yang tersalurkan juga terjaga dengan baik. Tingkat NPL atau kredit macet tercatat hanya sebesar 1,34%.

“Tingkat NPL kami terjaga dengan baik. Terpaut cukup jauh di bawah rata-rata industri perbankan nasional di angka 3,35% pada Mei 2021,” ujar Dirut bank bjb, Yuddy Renaldi.

Ia menjelaskan, rasio kredit macet gross per Juni 2021 ada di level 1,34% atau turun dari periode yang sama yakni 1,6%. NPL net menurun dari 0,48% menjadi 0,38%.

Indikator NPL Bjb Tergantung Kebijakan PPKM

Menurut Yuddy, kualitas kredit terjaga karena bjb melakukan ekspansi captive market berbasis payroll.

Selain itu, pihaknya juga fokus pada sektor usaha yang minim terdampak pandemi Covid-19 dan yang masih ada permintaan kreditnya.

Target bjb hingga akhir tahun kredit bisa tumbuh di angka 7%-8% dan NPL tidak memburuk. Harapan bank ini, NPL terjaga di level 1,3%-1,5%.

Meski demikian, Yuddy menegaskan bahwa indikator rasio keuangan itu akan tergantung pada dampak kebijakan PPKM ke depan.

Seiring pertumbuhan kredit, laba bersih bjb tumbuh cukup bagus hingga 14,4% secara yoy.

Dari laporan per 30 Juni 2021, tercatat bank bjb meraih laba bersih atau laba tahun berjalan Rp 921,84 miliar yang diatribusikan ke entitas induk.

Sedangkan di periode yang sama tahun 2020, hanya mencatatkan laba bersih Rp 807,47 miliar.

Pertumbuhan profit ini selaras dengan meningkatnya pendapatan bunga bersih 20,1% yoy dari Rp 3,08 triliun menjadi Rp 3,69 triliun.

Pada Juni 2020, DPK atau Dana Pihak Ketiga meningkat 21,03% mencapai Rp 110,12 triliun dari Rp 90,98 triliun.

Alhasil, total aset Bank bjb meningkat 20,04% yoy dari Rp 125,3 triliun pada Juni tahun lalu menjadi Rp 150,4 triliun. (GaluhID/Evi)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Temukan Kami

47,551FansSuka
275PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan