Ciamis, galuh.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Ciamis sejak Minggu (6/4/2025) mengakibatkan tanah longsor di sejumlah titik di Kecamatan Panawangan, khususnya di Desa Mekarbuana dan Desa Sadapaingan.
Akibat bencana ini, puluhan rumah terdampak dan ratusan warga terpaksa mengungsi.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, menyampaikan bahwa total sebanyak 10 rumah terdampak langsung, dengan rincian 6 rusak ringan, 1 rusak sedang, dan 3 rusak berat.
Selain itu, terdapat 63 rumah yang berada dalam kondisi terancam longsor susulan.
“Sebanyak 55 kepala keluarga atau 148 jiwa mengungsi untuk menghindari risiko yang lebih besar. Kami juga mencatat satu masjid, dua titik jalan desa, serta tiga kolam warga mengalami kerusakan,” ujar Ani Supiani, Rabu (9/4/2025).
Wilayah yang terdampak longsor di Kecamatan Panawangan mencakup Dusun Cimanem dan Dusun Kalapa di Desa Mekarbuana, serta Dusun Cipeundeuy di Desa Sadapaingan.
Sementara itu, puluhan kepala keluarga lainnya masih berada di lokasi rawan dan tengah dalam proses evakuasi.
BPBD bersama aparat desa, relawan, dan masyarakat setempat telah melakukan langkah-langkah cepat. Termasuk kaji cepat di lokasi bencana, pendataan korban terdampak, serta distribusi bantuan darurat.
“Bantuan yang telah kami salurkan meliputi sembako, selimut, matras, air mineral, dan pembukaan dapur umum di lokasi pengungsian,” tambah Ani.
BPBD Ciamis mengimbau masyarakat di wilayah rawan untuk tetap waspada mengingat potensi curah hujan masih tinggi beberapa hari ke depan. (GaluhID/Tegar)
Editor: Evi
