Pelaku Usaha Kurang Antusias, Vaksinasi di Objek Wisata Pangandaran Dihentikan

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Jumlah tersebut dengan rincian, pada hari pertama peserta yang datang hanya 250 orang, dan hari kedua hanya 150 orang.

Vaksinasi di Objek Wisata Pangandaran Berhenti Sementara

Program vaksinasi untuk pelaku usaha wisata dihentikan sementara, namun akan kembali dilanjutkan jika para pelaku usaha wisata sudah siap.

“Untuk pelaksanaan kembali vaksinasi di tempat wisata, kami menunggu kesiapan para pelaku usaha wisata siap mendapatkan vaksinasi,” jelas Yadi.

Yadi menyampaikan, Tim Vaksinator siap kapan saja selama stok vaksin masih ada, saat ini tim melayani masyarakat umum.

- Advertisement -

“Kami dan tim siap kapan saja selama persediaan vaksin masih ada, saat ini kami melayani masyarakat yang lebih antusias,” tambahnya.

Yadi berharap, agar pihak terkait bisa mendorong pelaku usaha wisata mau divaksin sehingga vaksinasi di tempat wisata sesuai target.

Sampai saat ini menurut Yadi, pihaknya belum mendapatkan info terkait dengan minimnya peserta vaksinasi di tempat wisata.

“Kami belum mengidentifikasi kenapa peserta vaksinasi di tempat wisata minim, apakah kurang sosialisasi atau sudah vaksinasi di tempat lain,” pungkasnya. (GaluhId/Ardiansyah)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Bupati Puji Kepedulian Indomaret, 250 Paket Nutrisi Disalurkan untuk Warga Ciamis

Sebanyak 250 warga Kabupaten Ciamis menerima bantuan paket nutrisi dari Indomaret dan HealthWay Kids dalam program CSR, yang dihadiri oleh Bupati Ciamis dan tamu undangan. Bupati Herdiat Sunarya mengapresiasi dukungan ini untuk menanggulangi stunting dan meningkatkan kesehatan anak. Indomaret berharap kolaborasi ini berlanjut demi kesejahteraan masyarakat.

Artikel Terkait