Ciamis, galuh.id – Warga Dusun Manganti RT 10, 11 dan 12 Desa Sidarahayu, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis Jawa Barat bahu membahu membangun rumah layak huni untuk seorang guru ngaji.
Guru ngaji tersebut adalah seorang perempuan yang sudah berusia lanjut. Selain itu ia juga berstatus janda yang ditinggal mati suaminya.
Kekompakan warga lingkungan Dusun Manganti ini adalah potret gotong royong dalam membantu warga yang berada di lingkungannya yang butuh bantuan.
Dana untuk membangun rumah tersebut berasal dari patungan warga masyarakat lingkungan dari tiga RT di Dusun Manganti.
Selain dari patungan warga, juga mendapat support dari desa setempat dan Baznas Kabupaten Ciamis.
Nur Holis tokoh pemuda setempat, mengatakan guru ngaji itu hidup sendirian. Setiap hari ia berprofesi sebagai guru ngaji di lingkungannya.
“Ibu Ade ini tidak memiliki anak. Suaminya sudah meninggal enam bulan yang lalu,” katanya, Jumat (25/05/2025).
Nur Holis menyampaikan, suami dari guru ngaji itu semasa hidupnya bekerja di BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Citanduy dan menempati rumah dinas.
“Jadi saat suaminya masih ada, bu Ade sudah menjadi guru ngaji. Ini adalah bentuk inisiatif kami membangunkan rumahnya. Agar selama mengajar, bu Ade merasa nyaman,” ungkapnya.
Saat ini lanjut Holis, rumah tersebut dalam tahapan pembangunan. Selama tahap pembangunan, guru ngaji untuk sementara mengisi rumah dinas peninggalan suaminya.
“Setelah terwujud atau selesai, bu Ade dipersilahkan menempati rumah tersebut. Semoga bermanfaat untuknya,” pungkasnya. (GaluhID/Uus)
Editor: Evi
