Warga Panjalu Ciamis Ciptakan Tamborin Kecrek Berbahan Bambu

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Sedangkan untuk sumber bunyi, Upen menggunakan bahan bekas yaitu bekas penggaris stainles yang tipis lalu dibentuk agar menghasilkan nada.

“Untuk penghasil nada, saya menggunakan barang bekas yaitu penggaris stainless lalu saya memotong dan membentuk agar keluar nada,” ungkap Upen.

Warga Panjalu Pembuat Tamborin Kecrek Kesulitan Bahan

Warga Panjalu, Upen pembuat tamborin kecrek ini mengaku kesulitan untuk bahan baku yaitu bambu pringgondani.

Pasalnya menurut Upen, bahan baku alat music karyanya itu harus sesuai ukuran dari mulai lingkaran dan juga jarak ruas bambu.

- Advertisement -

“Untuk bahan bakunya memang masih sulit, karena ukurannya harus pas dari mulai ukuran dan juga jarak ruas bambunya,” ungkap Upen.

Sehingga karena sulit bahan baku, tamborin kecrek yang bernama kecrek kataji itu, Upen menerapkan harga Rp 200 ribu sampai dengan Rp 300 ribu.

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru

Pelantikan DPD PUI Ciamis, Bupati Herdiat Dorong Kolaborasi Wujudkan Ciamis Dinamis

DPD Persatuan Umat Islam (PUI) dan DPD Wanita PUI Kabupaten Ciamis masa bakti 2026–2031 dilantik dengan tema "Islah Wasathiyah dalam Mewujudkan Ciamis yang Dinamis". Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, berharap pengurus baru mampu memperkuat peran organisasi dalam dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi, serta menjaga persatuan umat di tengah masyarakat majemuk.

Artikel Terkait