kecamatan banjarsari
Posko antisipasi dan penanggulangan kekeringam di Banjarsari Ciamis. Foto: Uus/GaluhID

Banjarsari, galuh.id – Musim kemarau panjang saat ini membuat sejumlah area Pesawahan di Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis mengalami kekeringan. Akibatnya ratusan hektar sawah terancam puso atau gagal panen.”Dari luas 2130 hektar area pesawahan yang ada di Kecamatan Banjarsari yang terdampak kekeringan hingga puso seluas 224 Ha, sementara 355 hektar lainnya diambang kekeringan kemungkinan juga ‘dipusokan’,” ucap Dedi Mulyana, Rabu (17/07/2019).

Untuk mengatasi masalah tersebut, pihaknya membentuk posko di Dusun Pangarengan, Desa Sindangasih, untuk menanggulangi kekeringan sesuai intruksi Bupati Ciamis melalui Dinas Pertanian.

“Sebelumnya kami pada hari Selasa (16/07/2019) lalu telah mengadakan koordinasi untuk penanggulangan kekeringan di Balai Penyuluhan  Pertanian,” kata dia.

Koordinasi di Balai Penyuluhan, jalan Pasir Jengkol Dusun Cibeureum, Desa Cibadak itu dilakukan dengan melibatkan Koramil, Polsek , UPTD PUPR, para kepala Desa, penyuluh pertanian dan KTNA.

“Kerugian akibat kekeringan, apabila diuangkan mencapai milyaran rupiah,” katanya.
Dedi berharap petani mengubah pola tanam. “Petani dapat menanam palawija, sayuran atau tanaman lainnya ketika sawahnya tidak bisa ditanami padi,” katanya.

Pantauan di lapangan, area pesawahan di desa Cibadak hanya mengandalkan tadah hujan untuk sumber air, hal ini karena bendungan yang ada di blok Kedungori mengalami kerusakan. Sampai saat ini bendungan tersebut belum juga diperbaiki. (galuh.id/Uus)

loading...
 
 

TINGGALKAN KOMENTAR

Mohon masukan komentar anda!
Masukan nama anda disini